oleh

Hari Ini Penentuan Ketua DPC PPP

-Headline, Politik-192 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Ketika nama Achmad Monoarfa muncul di deretan nama calon ketua DPC PPP, maka banyak kalangan sangat yakin kalau Achmad Monoarfa akan menggantikan posisi Rivai Bukusu sebagai nahkoda baru DPC PPP Kota Gorontalo.

Tetapi pertanyaannya, mampukah Ahmad Monoarfa mempertahankan 4 kursi PPP di Dekot yang dihasilkan pada Pileg 2019. Memang hari ini, antara pukul 12.00 wita hingga 13.00 wita, DPW PPP menggelar rapat dengan formatur untuk menyelesaikan hasil Muscab Kota Gorontalo.

Dari Tarjun Ilahude, salah satu anggota formatur diperoleh informasi kalau Rivai Bukusu sudah legowo menerima arahan Ketum DPP PPP. Jadi kata Tarjun, karena Rivai sudah legowo, maka seluruh kader di DPC PPP akan mengamankan arahan itu.

“InsyaAllah suasananya akan baik-baik saja dan PPP Kota tetap solid,” katanya. Dari 6 DPC, 3 DPC sudah bisa dipastikan selesai, yakni Bonebol, Boalemo dan Kota, sementara yang belum dapat gambaran adalah Gorut, Kabgor dan Pohuwato. Seperti diketahui, di Gorut ada dua nama yakni Alfian Pomalingo da Thariq Modangu.

Memang dua nama ini tidak terlibat dalam pertarungan, hanya saja kalau DPC PPP jatuh ke tangan Thariq, maka diyakini PPP akan berjaya pada Pileg nanti, betapa tidak, Thariq adalah Wabup, sementara Bupati adalah Ketua Dewan Penasehat DPW PPP, maka sudah pasti PPP akan sangat kuat.

Tidak hanya itu, Thariq juga adalah salah satu tokoh Gorontalo yang punya peluang besar menang di Pilbup nanti. Siapa yang akan menjadi Ketua DPC PPP, tentunya akan dibahas siang ini pukul 14.00 wita. Sementara untuk Kabgor, belum diperoleh bocoran.

Memang sejumlah kader PPP di Kabgor masih meyakini kalau Syam T. Ase masih punya peluang besar untuk kembali memimpin DPC PPP Kabgor.

Sementara itu Ketua DPW PPP, Nelson Pomalingo mengatakan, jabatan Ketua Partai itu datang dan pergi dan itu pasti, tetapi pengabdian seorang kader harus tetap ditampilkan meskipun bukan sebagai Ketua Partai.

Jadi kata Nelson, keputusan DPP nanti harus dihormati, karena pasti DPP sudah mempertimbangkan keputusannya dengan berbagai pertimbangan. (awal-46)


Komentar