oleh

Hendra Hemeto Masih Terlalu Kuat di Musda ke-X Partai Golkar Kabgor

-rgol.id-327 Pengunjung

RGOL.ID.GORONTALO – Keperkasaan Hendra Hemeto ternyata masih terlalu kuat untuk ditaklukan dalam arena Musda.

Dengan mampu mengantongi 10 suara mayoritas dari total 25 suara yang diperebutkan. Hendra unggul dari calon lainnya, Warsito Sumawiyono yang hanya mengantongi 7 suara.

Meski ada dukungan ganda dari pemberi suara yang tidak sah alias tak dihitung. Penuh drama dan ketegangan, itulah gambaran Musda ke-X Partai Golkar yang digelar hingga Minggu pagi, 11-12 September 2021.

Tampak kemesraan Rusli Habibie dan Nelson Pomalingo dipembukaan Musda Golkar ke-X dikantor DPD 1. (Foto:dok)

Menggunakan auditorium kantor DPD 1 Golkar Provinsi Gorontalo, alotnya perjalanan Musda sudah mulai terasa diawal pembukaan. Sebab hajatan yang sempat beberapa kali tertunda ini menyisakan beberapa figur yang bermunculan untuk berupaya menjadi kompetitor Hendra diajang Musda.

Selain Warsito, ada juga Irwan Dai dan beberapa nama lainnya. Namun seiring waktu Musda, belakangan Irwan Dai mundur dari bursa calon. Alasannya simpel, dirinya taat perintah Ketua DPD I Rusli Habibie. Dan dengan penuh loyalitas sebagai kader, ID pun memilih mundur.

Alhasil, Pertarungan pun menyisakan dua kandidat, Hendra Hemeto dan Warsito. Head to head antara kedunya pun terlihat alot lewat masing masing pendukung. Tak pelak, hujan interupsi pun menghiasi jalannya Musda.

Akibatnya Maman Djakaria yang ditunjuk dalam mengelola lalu lintas persidangan terpaksa beberapa kali menskorsing sidang. Terhitung hampir ada 9-10 kali ada skorsing.

Pihak DPD 1 pun terpaksa turun tangan. Sebab diantara mereka, hadir Sekertaris DPD I Paris Jusuf, ada Yusna Tolingguhu, Budiyanto Napu hingga the ‘King Maker’ Thomas Mopili harus angkat bicara. Sebab diantara mereka adalah tim ferivikator mandat dukungan bagi para calon.

fraksi Golkar DPRD Kabupaten Gorontalo

Musda pun sedikit terjadi kekisruhan. Takkala dukungan organisasi sayap tak sempat terbaca oleh tim ferivikasi. Namun kepiawaian kelima pimpinan sidang disertai tim DPD 1, semuanya bisa terkendali.

Perjalanan sidang dalam Musda pun terus dikebut hingga pukul 08-00 pagi hari. Hingga akhirnya kubu Warsito Cs, memilih untuk urung dalam bursa pencalonan dengan segala pertimbangan, dan merasa ada yang tidak sesuai dalam Musda.

Meski begitu, Rolly Hippy selaku ketua panitia siap menerima apapun itu jika ada pihak pihak yang boleh dikata protes dengan hasil Musda. Yang pasti kata Rolly, Musda yang kita gelar sukses terlaksana “Kami siap, jika ada yang keberatan, ” ujar Rolly.

Hendra Hemeto pun hadir sebagai Ketua baru periode 2021-2025 yang ditetapkan pimpinan sidang. Sebab dengan melihat skor 10 lawan 7, sudah bisa dipastikan bentuk dukungan suara itu pula yang akan hadir dalam pemilihan. Bahwa Hendra Hemeto masih cukup kuat untuk ditaklukan, sebagai calon ketua dan Ketua DPD II Golkar Kabgor terpilih diajang Musda. (Qn)


Komentar