oleh

Home Industri Perempuan

-Ekonomi-258 Pengunjung

TAPA, PG – Bukan hal yang tabu atau menjadi larangan lagi, kaum perempuan bisa berlaku kreatif dalam upaya mendukung peningkatan ekonomi keluarga mereka masing-masing.

Dalam artian, menurut srikandi caleg Partai Golkar di dapil Tapa dan Bulango untuk DPRD Bone Bolango, Firgianti Kopiti, sekalipun dalam kapasitasnya menjaga kodrat kewanitaan mereka, dalam mengasuh anak dan membina keluarga.

“Kaum perempuan bisa menggerakan geliat inovasi pada bidang ekonomi dari lingkungan rumah dan sekitar tempat tinggalnya masing-masing. Seperti dalam upaya menggalakan program Home Industri.” ujar Firgianti, belum lama ini.

Karena, menurutnya lagi, begitu banyak program ekonomi kerakyatan dalam bentuk home industri yang bisa digerakan oleh kaum perempuan.

Tinggal pada bagaimana cara, untuk mensiasati kegiatan itu. “Karena, menurut saya, seiring dengan perkembangan zaman, dan kebutuhan keluarga yang serba beragam, kaum perempuan tidak lagi harus berdiam diri di rumah, menunggu para suami dari mencari nafkah.

Namun, dari kita sendiri lah (perempuan), harus mampu berdikari dan mandiri, seperti dengan menggalakan program home industri di rumah masing-masing.” ujar Aggi – sapaan akrabnya.

“Meski mulai dari usaha kecil-kecilan, sehingga mampu memberi efek dukungan peningkatan ekonomi bagi keluarga sendiri.

Yang bukan tidak mungkin, dalam perkembangannya kelak, malah bisa membuka lapangan kerja bagi orang lain. Itu kan, secara tidak langsung akan lebih memberi bukti, bahwa kaum perempuan bisa mencipta berbagai hal, yang tujuannya tidak lain, guna lebih memberi kontribusi membangun daerah,” jelas dia lagi.

Olehnya, lanjut Firgianti lagi, komitmen dari pemerintah, tidak dipungkiri akan sangat membantu pencapaian kaum perempuan untuk bisa berdikari dan lebih mandiri lagi, seperti dalam menggalakan program home industri ini.

“Mulai dari dukungan modal dari lintas kerja sama pemerintah dengan perbankan, fungsi pendampingan dari instansi pemerintah terkait, hingga membuka lebih banyak pasar, untuk menjual produk-produk hasil karya dari home industri buah tangan perempuan Gorontalo itu sendiri,” harap Firgianti Kopiti. (ay1)


Komentar