oleh

Idah – Thariq Bertemu Bahas Gorontalo

-Gorontalo Utara, Politik-535 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Anggota DPR-RI perwakilan Provinsi Gorontalo dari Partai Golkar, Idah Syahidah Rusli Habibie, secara khusus menemui Wakil Bupati Gorut, Thariq Modanggu, di rumah jabatannya, Selasa (19/10).

Dari informasi dan juga pantauan, keduanya terlibat diskusi dalam Thariq,s way (podcast) di akun YouTube milik Thariq Modanggu.

Hal itu pun akui Idah saat diwawancarai awak media usai pertemuan tersebut. Idah menjelaskan kehadiran dirinya dalam podcast bersama Thariq, memang telah diagendakan jauh hari sebelumnya.

“Udah lama saya diundang, cuma belum ada waktu. Dan kebetulan hari ini (dua hari lalu, red) saya ada di Kecamatan Monano, disampaikan untuk diundang dalam Thariq,s way,” ungkap Idah.

Dalam bincang-bincang santai itu, Idah mengaku membahas tentang dirinya dan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie yang notabene suaminya.

Termasuk, membahas untuk Gorontalo ke depan. “Udah gitu aja. Yang pasti seputaran tugas saya sebagai wakil rakyat dan juga Ibu Rumah Tangga,” ungkap Idah.

Tidak hanya seputaran keluarga dan tugasnya sebagai wakil rakyat, Idah juga mengaku, dalam podcast tersebut sempat disinggung pula tentang sikap politiknya ke depan.

Namun, terkait dengan itu, Idah mengatakan, dirinya hanya mengikuti mekanisme yang ada di Partai Golkar. Apakah di 2024 nanti tetap bertahan sebagai wakil rakyat di pusat atau maju ke Pilgub Gorontalo dan mungkin saja Pilbup.

“Jadi, saya tidak menyampaikan saya ingin jadi apa, itu tergantung dari dukungan partai. Toh masih lama, masih dua tahun lagi,” terang Idah.

Sementara itu, Thariq tak menampik soal diskusi dalam podcast di akun YouTube miliknya tersebut, di luar pembahasan tentang Idah dan keluarga serta tugas sebagai wakil rakyat, juga membahas politik ke depan.

“Ya, kita membahas soal politik, Gorontalo Utara dan Gorontalo ke depan. Dan tentu pembahasan tentu politik tidak bisa dihindari,” ujar Thariq.

Selebihnya, kertarikan Thariq untuk mengundang Idah dalam podcast tersebut, karena dirinya melihat sosok Idah begitu antuasias dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Oleh karena itu, dirinya sengaja ingin mendiskusikan dan mengeksplore soal aktifitas Idah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan lewat yayasan yang dibentuk.

“jadi, bagaimana kira-kira beliau menghandle di tengah-tengah kesibukan.

Ya, sebagai seorang istri pejabat, yang tentu memiliki kemampuan finansial, sebenarnya kan hal-hal seperti ini adalah hal-hal yang sepele dan tidak menarik.

Tapi, ternyata bagi Ibu Gub (Idah), di situ justru kepeduliannya. Sehingga menarik didiskusikan,” tandasnya. (rg-56)


Komentar