oleh

Indra Ingin Lanjutkan Tradisi, Wakil Bupati Harus Jadi Bupati

-Politik-328 Pengunjung

Gorut (RGOL) – Setelah dua kali gagal merebut kursi Bupati, kini jalan Thariq ke singgasana sudah terbuka lebar, karena sekarang pejuang pemekaran Kabupaten Gorut itu sudah berdiri di garis star.

Tentu Thariq tak boleh gagal untuk ketiga kalinya. Apalagi kali ini dia tak menghadapi lawan yang sangat berat seperti yang dihadapinya pada Pilbup pertama dan kedua.

Dimana pertama dia menghadapi Rusli-Indra, dan yang kedua dia menghadapi Indra-Roni dengan status petahana sedangkan pada Pilbup 2024 nanti, dia punya status petahana, maka peluang menangnya sangatlah besar, bahkan Bupati Indra Yasin punya keyakinan kalau Wakilnya itu bisa menggantikannya sebagai Bupati Gorut.

Namun bukan karena Thariq disebut-sebut akan berpasangan dengan menantunya sehingga dia mengatakan itu. Indra nampaknya ingin meneruskan tradisi dimana Wakil Bupati bisa menjadi Bupati, seperti dari Rusli kepada dirinya, dan nanti dari dia ke Thariq, apalagi kalau yang menjadi pendamping Thariq adalah Nasir Majid.

Ditanya pendapatnya soal wacana memasangkan Thariq dengan Nasir? Ketua Dewan Penasehat DPW PPP Gorontalo itu mengatakan, kalau memang sudah terjadi kesepakatan diantara mereka itu sangat bagus.

Sebagai orang tua, tentu akan memberikan dukungan, yang pasti Indra tidak akan memaksa agar mereka berpasangan, karena untuk berpasangan di Pilkada harus terjadi kesepakatan diantara mereka, kemudian pula ada kesepakatan diantara dua partai, kalau itu terjadi, maka berarti mereka memang berjodoh.

“bismillah sebagai orang tua sudah pasti saya akan memberikan dukungan sebesar-besarnya,” ungkap Indra. Sementara itu, beberapa kalangan di Gorut menyarankan agar duet Thariq – Nasir segera dipatenkan sejak sekarang, agar mereka punya waktu lama untuk membentuk chemistry dan Thariq bisa lebih awal untuk melakukan kerja-kerja politiknya. (awal)


Komentar