oleh

Ini Alasan Walikota Gorontalo Tidak Liburkan Sekolah

-Kota Gorontalo-2.254 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO – Terkait penyebaran covid-19 atau virus corona, Walikota Gorontalo, Marten Taha, tak mau gegabah mengeluarkan kebijakan meliburkan anak sekolah.

Meski beberapa daerah di Indonesia sudah mengeluarkan kebijakan libur sekolah bagi siswa mereka hingga 14 hari kedepan, Marten nampaknya masih melihat kebijakan meliburkan anak sekolah saat ini bukan sesuatu yang tepat.

Apalagi, kata Marten, berdasarkan surat edaran dari Kemendikbud, belum ada himbauan khusus untuk sekolah diliburkan.

“Karena pada surat edaran dari Kemendikbud itu hanya dikategorikan tiga hal. Yakni, daerah yang rendah covid-19, dalam arti belum suspek virus corona.

Kemudian, menengah covid-19, sudah ada suspek akan tetapi belum ada kejadiannya. Dan yang terakhir, terkait tinggi covid-19, itu yang sudah ada kejadiannya.

Sementara kita di Kota Gorontalo, baru masuk pada kategori rendah covid-19,” ungkap Marten dihadapan sejumlah awak media, Senin (16/03/2020) siang tadi.

Lanjut Marten, sejak beredarnya surat edaran dari kemendikbud, pihaknya juga sudah memberikan himbauan kepada masyarakat, selalu melaksannakan pola hidup yang sehat, makan teratur dan jangan lupa cuci tangan di setiap sesudah menyentuh barang apapun.

“Yang pasti, terkait dengan libur sekolah dan lain sebagainya, kami juga masih akan melakukan rapat koordinasi bersama pemerintah provinsi pada besok hari (Selasa 17/03/2020), guna menjawab keresahan masyarakat terkait dengan virus corona,” jelasnya.

Meski begitu, hingga saat ini, kata Marten, pihaknya masih membahas berbagai cara untuk mengantisipasi penyebaran virus corona di Kota Gorontalo.

Di mana, siang tadi, sudah dibentuk tim satgas covid-19 untuk wilayah Kota Gorontalo.

“Kota Gorontalo sendiri masih termasuk pada zona aman, dalam arti rendah. Akan tetapi kita harus mencegah dengan pola hidup bersih.

Kami juga sudah arahkan di semua lini bidang kesehatan, telah kami siapkan tenaga medis, guna menangani covid-19, sesuai dengan SOP,” tukas Marten. (Levi/tr11)


Komentar