oleh

Ini Pesan Bupati Darem pada Peringatan HANI

-Advetorial, Boalemo-214 Pengunjung
Peringatan HANI tingkat Kabupaten Boalemo yang dihadiri unsur Forkopinda se-Baolemo

RGOL.com – BNN Kabupaten Gorontalo, Rabu (26/6) kemarin memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) dengan mengambil tema “Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas”.

HANI ini menjadi salah satu momentum yang sangat tepat untuk menggelorakan Pencegahan Pemberantasan Penyalaghunaan dan Peredaran Gelap Narkoba.

Dimana peringatannya digelar di Graha Putra Tunggal yang dihadiri langsung Bupati Boalemo Darwis Moridu, ketua DPRD dan Kepala BNNK Agus Anwar.

Bupati Darem dalam sambutannya menyampaikan bahwa bahaya dan ancaman Narkoba banyak mengarah kepada kaum Milenial dan generasi muda yang menurutnya paling rentan menjadi penyalahgunaan narkoba.

Suasana peringatan HANI yang digelar di Graha Putra Tunggal 

Sehingga HANI tahun ini kita lebih terfokus karena yang menjadi sasaran narkoba banyak anak-anak, tapi kita tidak menutup mata juga dengan semua kalangan, cuma kebanyakan kaum Milenial, tapi tidak semua, kaum Milenial pun juga banyak yang berprestasi,” kata Bupati Darem.

Dengan momentum HANI, Bupati juga mengimbau masyarakat Boalemo agar peringatan HANI jangan hanya bersifat seremonial saja yang tidak berbekas.

Namun kita harus mendukung dan menolak katakan tidak untuk narkoba, karena tidak ada gunanya hanya dua pilihan bagi yang bermain rumah sakit atau kuburan,” ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kepala BNNK Boalemo Mohamad Agus Anwar, SP, M.Si yang telah melakukan upaya-upaya nyata dan serius untuk memerangi para bandar narkoba yang selalu mencari cara untuk menghancurkan generasi muda bangsa ini.

Bupati Darem dan Kepala BNNK Agus Anwar

Kedepannya langkah serta tindakan tegas yang diambil dapat dijadikan contoh dan teladan untuk kita semua dalam menyatakan peran terhadap narkoba, tandasnya.

Sementara itu kepala BNNK, Agus Anwar menyampaikan bahwa HANI yang kita peringati setiap tanggal 26 Juni ini adalah wujud keprihatinan seluruh dunia sebagai upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika tidak boleh dilakukan secara setengah-setengah dan harus dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh elemen bangsa baik instansi pemerintah maupun komponen masyarakat.

“Generasi millenial harus bisa menggelorakan semangat membara untuk menyadarkan seluruh komponen bangsa dalam membangun solidaritas sebagai upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang menjadi ancaman kehidupan berbangsa, bernegara  dan bermasyarakat”, tegasnya. (adv)


Komentar