oleh

Jalan Nelson Masih Mulus Pimpin DPW PPP

-rgol.id-571 Pengunjung

RGOL.ID.GORONTALO – Sebanyak 9 petinggi DPP PPP Pusat direncanakan akan berkunjung ke Gorontalo.

Spekulasi berkembang, mereka (DPP-red) punya tujuan khusus datang ke Gorontalo. Entah konsolidasi hingga pula evaluasi internal.

Apalagi dilima tahun ini konstalasi yang cukup besar akan dihadapi setiap partai politik, Pemilu legislatif dan Pemilihan Gubernur.

Usut punya usut, kedatangan DPP juga untuk menghadiri Musyawarah Wilayah PPP yang bakal digelar akhir pekan ini.

Bahkan, jelang Muswil itu, nama besar Prof. Nelson Pomalingo masih digadang-gadang untuk kembali memimpin partai berlambang Ka’bah tersebut.

Hal itu terlihat dari stetmen para ketua ketua DPC usai rapat bersama jelang persiapan Muswil baru-baru ini digelar.

Mereka bersepakat tetap akan mengusung Prof. Nelson sebagai ketua partai diperiode kedepan.

” Kami menyatakan dukungan sepenuhnya untuk memilih prof. Nelson Pomalingo secara aklamasi. “ Karena beliau, (Nelson-Red), sudah terbukti memawa PPP untuk kemenangan dan jejayaan PPP kedepan,” tegas Ketua DPC Bone Bolango, Azan Piola

Hal yang sama ditegaskan Ketua DPC Kota Gorontalo, Muhamad Rivai Bukusu. ” Saya meminta untuk ketua DPC PPP se Gorontalo,memilih kembali Nelson Pomalingo pimpin PPP Gorontalo. Dengan segala prestasi yang mampu diukir sang Prof. Selama ini memimpin PPP,” ujar Ayi Bukusu.

Sementraa itu Syam T. Ase, selaku ketua DPC Kabupaten Gorontalo pun dengan tegas menyuarakan dukungannya kepada Nelson Pomalingo periode kedua pimpin PPP Gorontalo.

“Saya mengajak semua kader dan simpatisan yang ada di Provinsi Gorontalo untuk sama-sama mensukseskan muswil DPW PPP ke-V Gorontalo yang insya allah digelar 22 mei,” Imbuhnya.

Tentu kata Syam T. Ase, dengan kepemimpinan Nelson Pomalingo ini, kolaborasi akan berjalan dengan baik. Sehingga sukses Muswil, Insya allah sukses Muscab.

” Prestasi pak Nelson telah beroleh penghargaan dari DPP pusat karena DPW PPP Gorontalo meraih perolehan suara secara akumulatif tertinggi se- Indonesia. ” Tutup Syam. (Q)


Komentar