oleh

Jalan di Kota Gorontalo Semraut, Gubernur Minta Pemkot Lakukan Rekayasa Lalin

Rusli – Marten

RadarGorontalo.com – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyoroti berbagai hal di Kota Gorontalo, yang diharapkan segera direalisasikan ditahun 2019 ini.

Berbagai hal itu antaranya, rencana pembebasan lahan untuk pelebaran jalan, penataan kompleks pertokoan atau yang dikenal dengan Kampung Cina, serta penataan jalan ditengah kota yang menurutnya sudah sangat semraut dan sering terjadi kemacetan.

Ini disampaikan Gubernur melalui Rapat Evaluasi Program Tahun 2018 dan Pemaparan Program Kegiatan Tahun 2019, bersama Pemkot Gorontalo, kemarin. Rusli mengungkapkan, bahwa Kota Gorontalo sebagai ibukota Provinsi sudah sangat semraut.

Macet terjadi dimana mana, karena jalan yang sudah semakin sempit, akibat banyak kenderaan yang hanya parkir dipinggir jalan.

“Saya minta pak walikota agar diperketat pemberian ijin khususnya untuk usaha, dimana setiap tempat usaha harus memiliki tempat parkir.

Lebih lanjut Pemprov Gorontalo akan menyanggupi satu persatu setiap harapan dan usulan yang lontarkan oleh Walikota Gorontalo. “Akan kami tindak lanjuti usulan-usulan yang disampaikan Walikota.

Saat ini juga alokasi anggaran untuk program strategis tahun 2019 baik APBD dan APBN totalnya Rp 182 miliar. Sehingga dengan anggaran ini diharapkan apa yang saya sampaikan tadi bisa segera terrealisasi,” katanya.

Sementara itu, Walikota Gorontalo Marten Taha menyatakan sangat berbangga dengan pencapaian pemerintahannya. Terutama dalam hal penurunan angka kemiskinan, yakni sebesar 5,57 persen ditahun 2018, dengan perkiraan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,49 persen.

Menurutnya, pencapaiannya dalam penurunan kemiskinan ini sukses dilaksanakan karena adanya program ‘Gratis Lahir sampai Mati’ yang dicetuskan oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

“Pada tahun 2013 beliau panggil saya untuk merumuskan program gratis lahir sampai mati. Di program itu kita memberikan layanan atas kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat.

Sehingga pendapatannya dapat digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan, karena kebutuhan dasarnya sudah dilayani oleh pemerintah”, tegasnya.

Rapat yang berlangsung diaula rudis Walikota, yang juga dihadiri OPD dilingkungan Pemprov dan Pemkot, serta instansi terkait. (RG-25) 


Komentar