oleh

Jangan Cuma Presiden, Kepala Daerah Olo 3 Periode

-Assalamu RG-290 Pengunjung

KALAU memang ingin jabatan Presiden 3 periode putuskan, soal pak Jokowi mau maju lagi atau tidak itu terserah beliau, artinya jabatan 3 periode ini tidak dibuat semata-mata untuk pak Jokowi. “apa yang menurut¬† MPR dan DPR RI bagus, maka kami rakyat akan mendukung,” kata Tomas (Tokoh Masyarakat).

“INI GILA, SO BAGUS-BAGUS DUA PERIODE KINAPA MO BEKING 3 PERIODE, ANA TIDAK SETUJU,” KATA TOPO (TOKOH POLITIK). Mendengar ini, Tomas tersenyum, lalu dengan tegas mengatakan biarkan saja 3 periode, toh yang pilih rakyat. “kalau kepemimpinannya tidak benar-benar hebat, maka rakyat tidak akan memilihnya lagi, dua periode saja kadang bosan, jadi biarkan 3 periode saja,” katanya.

“OK KALAU BEGITU, TETAPI JANGAN CUMA JABATAN PRESIDEN YANG 3 PERIODE, TETAPI JUGA JABATAN KEPALA DAERAH,” KATA TOPO. Mendengar itu giliran Tomas yang tak setuju. “kalau Kepala Daerah cukup 2 periode, karena Gubernur, Bupati dan Walikota tidak sama dengan Presiden yang memimpin negara, apalagi seperti Indonesia, kalau 3 periode maka seorang Presiden bisa lebih banyak berkunjung ke daerah-daerah,” katanya.

“POKOKNYA ANA SETUJU 3 PERIODE KALAU MULAI DARI PRESIDEN SAMPAI KEPALA DAERAH 3 PERIODE,” JAWABNYA. “ana curiga ada poli ente pe patuju, sudah jo¬† kalau Kepala Daerah cukup 2 periode,” kata Tomas. “SOAL PATUJU SAMUA ORANG PUNYA PATUJU, TERMASUK ENTE, ENTE TIDAK SETUJU PASTI ADA JUGA ENTE PE PATUJU , JADI SUDAH JO,” TEGAS TOPO. (*)


Komentar