Jaring Profesional Muda Dibidang Perfilman, Kemenag Gelar KFPI 2022

Gorontalo (RGOL.ID) – Kementrian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama menggelar Kompetisi Film Pendek Islami (KFPI) tahun 2022. Kompetisi yang dihelat pada Februari hingga Agustus 2022 itu mengusung tema “Ku Syiar Islam dengan Caraku.”

Kompetesi film pendek Islami dibagi dalam dua tahap.  Seleksi penjurian tahap pertama dilakukan di tingkat provinsi pada Juni hingga Juli 2022. “Nantinya tiga besar di tiap provinsi kemudian akan diikutsertakan dalam kompetisi di tingkat nasional pada bulan Agustus 2022,” jelas Christine Hakim, yang juga ketua dewan juri nasional, pada press conference KFPI 2022, Rabu (2/2/2022).

Christine berharap kompetisi film pendek yang digelar Kementerian Agama ini dapat melahirkan para profesional muda di bidang perfilman yang berperan dalam menguatkan kecintaan masyarakat kepada agama dan tanah air.

Christine juga menjelaskan panitia telah menetapkan sejumlah syarat dan ketentuan dalam kompetisi tersebut. “Pertemuan antara panitia dan dewan juri pada Januari lalu telah menetapkan syarat dan ketentuan lomba,” jelasnya.

Dewan Juri Nasional KFPI 2022, Christine Hakim saat konferensi pers, kemarin

Ia menjabarkan persyaratan dan ketentuan pada kompetisi ini, antara lain Warga Negara Indonesia, beragama islam, berusia paling tinggi 40 tahun, perorangan atau kelompok, peserta mengirimkan paling banyak 3 judul film dalam satu akun media sosial.

Selain itu terdapat kriteria film seperti tidak pernah diikutsertakan dalam kompetisi mana pun sebelumnya, berisi promosi imbauan seruan atau informasi positif sesuai tema yang ditetapkan, durasi paling singkat 6 menit dan paling lama 10 menit.

Jenis film berupa fiksi atau documenter, menyertakan thriller dengan durasi 30 atau 60 detik untuk publikasi, mewakili daerah yang sama sesuai dengan identitas KTP dari peserta, menggunakan subtitle Bahasa Indonesia bagi film yang menggunakan bahasa daerah.

Penggunaan materi musik atau potongan adegan (scene) film yang memiliki hak cipta karya orang lain harus mencantumkan sumber atau melampirkan surat izin dari pemilik karya.

Serta, mencantumkan logo Kementerian Agama pada film yang diikutsertakan, film yang dikompetisikan menjadi hak milik Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama.

Kompetisi Film Pendek Islami 2022 ini juga melibatkan sejumlah dewan juri di tingkat provinsi dan pusat. Juri berasal dari unsur praktisi perfilman, budayawan, profesional, akademisi, media, dan influencer. (mawar/*)


Jangan Lewatkan

Komentar