oleh

Jelang Ramadhan, Kapolres Gorut Cek Ketersediaan Sembako di Pasar Tradisional

RGOL.ID – Kepala Kepolisian Resor Gorontalo Utara (Kapolres Gorut), AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, S.I.K kembali turun mengecek ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Tradisional, Desa Popalo, Kecamatan Anggrek, Jumat (25/03/2022).

Sebelumnya Selasa (22/03/2022), Kapolres turun mengecek ketersediaan dan harga minyak goreng di wilayah Kecamatan Kwandang.

Menurutnya, pengecekan ketersediaan sembako ini dilakukan, guna mengantisipasi terjadi kelangkaan di pasaran.

“Alhamdulillah, diperoleh keterangan dari para pedagang, untuk minyak goreng dan sembako lainnya cukup tersedia. Dan memang dari pantauan kita di lapangan memang demikian,” ungkapnya.

Di samping mengecek ketersediaan sembako, Kapolres bersama jajaran, diantaranya, Wakapolres Kompol Nikson Yusuf dan Kabag Ops Kompol Suharjo juga mengecek harga yang ada.

“Untuk harganya memang bervariasi, tapi tidak terlampau jauh. Kalau minyak goreng di botol ukuran 600 ml harganya mulai dari Rp 14.000 hingga Rp 16.000. Sementara botol ukuran 1,5 liter rata-rata Rp 30.000,” imbuh AKBP Juprisan.

Sementara untuk bahan pokok lainnya, seperti gula pasir dan tepung terigu, ketersediaan masih mencukupi dengan harganya bervariasi. Tepung terigu curah dijual dengan harga rata-rata Rp 9.000 per kilogram. Sedangkan, gula pasir dijual dengan harga rata-rata Rp 14.000 per kilogram.

“Kalau dilihat memang harga jualnya masih lumayan stabil. Artinya, kalau pun terjadi kenaikan, tidak terlampau tinggi,” terang pria berkacamata itu.

Ia memastikan jelang bulan suci Ramadhan pihaknya masih akan turun melakukan pengecekan sembako di pasar-pasar tradisional maupun minimarket termasuk warung kelontong.

Dan terkait dengan ketersediaan sembako di pasaran, Kapolres juga meminta kepada masyarakat Kabupaten Gorut, jangan panik dengan isu hoaks kelangkaan minyak goreng, termasuk bahan sembako lainnya di pasaran kabupaten terbungsu di Provinsi Gorontalo itu.

“Saya pastikan tidak ada kelangkaan minyak goreng. Begitu juga bahan pokok yang lain, karena stok untuk masyarakat di pasar mencukupi,” pungkasnya. (ind-56)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar