Jika Ada Kader Demokrat Ganggu Pemerintahan NKRI, Edi Wibowo : Saya Pecat !!

Gubernur Rusli Habibie berbincang dengan Jendral TNI (Purn) Pramono Edi Wibowo selaku Ketua Badan Pembinaan organisasi
Partai Demokrat, kemarin di QualityHotel.

RadarGorontalo.com – Ketua Badan Pembinaan organisasi, keanggotaan dan kaderisasi, Jendral TNI (Purnn) Pramono Edi Wibowo, mengingatkan kepada seluruh kader Partai Demokrat Gorontalo, untuk tidak menggagu kepemimpinan Gubernur Rusli Habibie. Pasalnya, jika ada kader Demokrat, yang berani menggagu, apalagi tidak mendukung pemerintahan Rusli Habibie, maka dengan tegas Edi Wibowo, mengatakan akan memecat secara tidak hormat terhadap kader tersebut. “Saya tegaskan dan ingatkan kembali, kepada seluruh kader untuk jangan pernah berfikir menggagu pemerintahan Gubernur,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Namun Edi Wibowo, meminta kepada Rusli, berhubung Golkar dan Demokrat berkoalisi dalam Pilgub kemarin, kiranya Rusli tidak menurunkan bendera Demokrat di sisi Golkar. “Pilgub kemarin kita koalisi, jadi pak Gubernur saya minta agar bendera Demokrat tidak diturunkan dan selalu berada dengan Golkar, sebab kita berkoalisi,” ungkapnya yang disambut aplos oleh para kader.

Sementara itu, Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, yang mewakili Rusli Habibie, mengatakan dalam sambutanya, melalui Musda dan Muscab III Demokrat. Kiranya setelah proses pemilihan Ketua, Demokrat harus melakukan evaluasi kembali terhadap kader dan program kemarin. Apakah sudah berjalan sesuai dengan AD/ART Partai Demokrat. Dengan begitu kata Idris, kedepan Demokrat akan selalu menjadi partai yang komitmen dan konsisten dalam berpolitik. “Bukti komitmen Demokrat pada koalisi kemarin dengan Golkar, dan mampu memenangkan Pak Rusli Habibie dengan saya,” ujarnya sembari menambahkan, sehingga melalui Musda ini, kiranya Gusnar Ismail, tetap akan menjadi Ketua DPD Demokrat Provinsi Gorontalo. (rg-60)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.