Jusmiaty : Forum Anak, Inovasi Cegah Kekerasan Anak

RGOL.ID- Ketua Tim Penggerak PKK Kota Gorontalo Jusmiaty Taha Kiayi Demak, kembali mempertegas segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Kota Gorontalo.

Hal ini seperti yang menjadi topik utama dalam forum kegiatan rapat koordinasi perlindungan perempuan dan anak bagi lembaga layanan dan lembaga masyarakat tahun 2022, belum lama ini.

“Saya berharap, kegiatan rapat koordinasi perlindungan perempuan dan anak bagi lembaga layanan, lembaga masyarakat dan forum anak dilaksanakan yang akan melahirkan ide dan gagasan serta inovasi didalam upaya kita mencegah segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi, “ujar Jusmiaty, dan juga selaku Ketua Umum P2TP2A Kota Gorontalo.

Lanjut, disisi hukum kara Jusmiaty, kekerasan terhadap anak belum dilarang dalam semua pengaturan dan sistem keadilan untuk anak-anak, belum memprioritaskan perlindungan bagi semua anak yang berurusan dengan hukum.

Sementara anggaran pemerintah didedikasikan untuk melindungi anak-anak dari kekerasan hanya kurang dari 0,1 persen dari total anggaran.

“Prosedur administrasi publik yang kompleks dan kurangnya kewenangan yang diamanatkan untuk perlindungan anak mengakibatkan kesulitan dalam menyediakan layanan yang efektif untuk anak-anak yang rentan.

Selain itu juga, masih banyak anak-anak dibawah usia 18 tahun tidak memiliki akta kelahiran, yang menyebabkan mereka sulit untuk mengakses layanan utama, “ucapnya.

Olehynya itu, Pemerintah Kota Gorontalo menyikapi hal tersebut, dengan membuat kebijakan pemerintah dalam bentuk peraturan daerah nomor 7 tahun 2016 tentang perlindungan perempuan dan anak dari tindak kekerasan.

Hal ini semata-mata kata Jusmiaty, dilakukan untuk melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan serta pemenuhan terhadap hak-hak perempuan dan anak yang terjadi korban kekerasan.(lev).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.