oleh

Kabiro Kementerian ATR/BPN RI Dituntut Penjara 1 Tahun 10 Bulan

-Hukum & Kriminal-151 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Kepala biro perencanaan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) dituntut 1 tahun 10 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Selasa (12/10) di Pengadilan Tipikor Gorontalo.

Gabriel seperti diketahui pernah menjabat sebagai kepala BPN Provinsi Gorontalo dan dipercaya sebagai ketua tim pengadaan tanah untuk pembangunan jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).

Sebelumnya 3 terdakwa lainnya sudah divonis dalam kasus yang sama. Sidang berlangsung Selasa (12/10) kemarin dipimpin majelis hakim Rendra Yozar Dharma Putra, SH, hakim anggota masing-masing Cecep Dudi Mukhlis Sabigin, SH, Priyo Pujono, SH. Agenda sidang pembacaan tuntutan JPU yang dibacakan Alexander, SH. Dalam tuntutan JPU, Gabriel dituntut 1 tahun 10 bulan penjara.

Sidang tersebut berlangsung kurang lebih 30 menit. Sementara itu, tim kuasa hukum Gabriel akan melakukan nota pembelaan atas tuntutan JPU pekan depan.

Seperti diketahui sebelumnya JPU mendakwa Gabriel melanggar Primair pasal 2 ayat (1) jo pasl 18 UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana diubah dengan UU no 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke (1) KUHP. Berdasarkan hasil pemeriksaan berkas perkara dari penyidik. Gabriel selaku Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional.

Dan juga selaku ketua pelaksana pengadaan tanah GORR, bersama sama dengan saksi Farid Siradju dan Ibrahim ST selaku suvervisor dan selaku penilai.

Bersama dengan Dra Asri Wahyuni Banteng mantan kepala biro pemerintahan Provinsi Gorontalo selaku anggota pelaksanaan pengadaan tanah GORR merangkap selaku kuasa pengguna anggaran (KPA).

Telah melakukan perbuatan melawan hukum, yaitu membentuk tim pelaksanaan pengadaan tanah GORR dengan dokumen pendukung yang tidak lengkap.

Sehingga mengakibatkan kerugiaan keuangan negara Rp 43.356.992/000 (empat puluh tiga milyar tiga ratus lima puluh enam juta sembilan ratus sembilan puluh dua ribu rupiah). (riel)


Komentar