oleh

Kades Tanggilingo Pakai Bentor Sosialisasi PPKM Mikro

-Bone Bolango-149 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO – Desa Tanggilingo Kecamatan Kabila membuat suatu terobosan dan inovasi di saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Terobosan dan inovasi tersebut yaitu penggunaan alat transportasi bentor sebagai alat publikasi atau sosialisasi terhadap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Hal ini menuai pujian dari Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Polres Bone Bolango dan Satgas Covid-19 saat melakukan peninjauan Posko PPKM Mikro Desa Tanggilingo.

Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli mengatakan hal yang dilakukan oleh Desa Tanggilingo sangat inovatif dan kreatif menggunakan bentor sebagai alat publikasi kepada masyarakat.

“ini sangat kreatif dan inovatif dan perlu dicontoh oleh Desa maupun Kelurahan lain untuk melakukan hal yang sama,” kata Merlan.

Wabup menuturkan sosialisasi terhadap masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan di saat PPKM Mikro ini, tidak hanya dilakukan biasa-biasa saja, tetapi membutuhkan suatu terobosan baik dari Pemerintah Desa, Kecamatan, hingga Kabupaten.

“yang dilakukan oleh Desa Tanggilingo ini sangat luar biasa, sebab bentor ini bisa digunakan untuk mengelilingi desa guna melakukan publikasi kepada masyarakat,” tutur Merlan.

Sementara itu, Kepala Desa Tanggilingo, Mohamad S. Badu mengatakan ide menggunakan transportasi bentor sebagai sarana publikasi ini timbul dari pemikirannya sendiri.

“ide ini muncul dari saya sendiri untuk menyampaikan di dusun harus menggunakan transportasi agar masyarakat mengetahui bahwa Covid-19 ini belum berakhir,” jelas Mohammad.

Kades ini juga menuturkan bentor yang digunakan sebagai sarana publikasi ini milik masyarakat setempat dan dibayar oleh dirinya. “untuk sementara saya gunakan dana pribadi untuk pembayaran bentor tersebut saat publikasi, biayanya 50 ribu dalam waktu 2 jam melakukan publikasi di 3 dusun yang ada di Desa Tanggilingo,” tuturnya.

Mohamad menambahkan selain melakukan publikasi di desa pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah yang ada di Desa Tanggilingo.

”dengan adanya publikasi ini masyarakat merasa terbantu, sebab sekarang sudah mengetahui pentingnya penegakan protokol kesehatan dan kegunaan melakukan vaksinasi,” papar Mohamad Badu. (awl)


Komentar