abd karim aljufrie

Kadis PU Gelar Jumpa Pers Dadakan, Jawab Tudingan Gaji 35 Juta

Image

RGOL.ID PEMKOT – Tadi malam Rifadly Bahsuan mengumpulkan sejumlah pejabat di Dinas PUPR Kota, lalu menggelar jumpa pers dadakan di ruang Kadis PUPR, berkaitan dengan pernyataan Adhan Dambea yang ditebar di dunia maya, mengenai 3 pejabat PU yang menerima gaji dari kontraktor Jln Panjaitan yang diputus kontrak, sebesar Rp. 35 juta perbulan.

Pernyataan itu kontan membuat sejumlah pejabat PUPR gerah juga. Didampingi Kabid Bina Marga, Antum Abdullah dan juga sejumlah pengawas proyek, Rifaldi memastikan tudingan itu tidak benar.

Bahkan pada jumpa pers itu, Kadis PUPR ini berkali kali menanyakan kepada pejabatnya apakah mereka menerima gaji dari kontraktor, ” Apakah ngoni terima gaji dari kontraktor,” tanya Kadis serius. ” tanya Kadis

Lanjut Kadis mengatakan, kalau itu tak masuk akal , para pejabat juga memastikan kalau tudingan itu tak benar.

Ditanya apakah mereka pernah menandatangani invoice atau semacamnya sebagai bukti mereka menerima gaji, misalnya lewat rekening, dengan tegas mereka menepis, intinya soal gaji 35 juta per bulan itu adalah hoax besar.

Malam itu, Kadis dan juga Kabid Bina Marga, juga menjelaskan semua isue tak sedap soal Jalan Panjaitan, semua cerita yang beredar pasca pemutusan kontrak dijawab satu persatu oleh Kadis dan Kabit.

Contoh soal pengecoran di dasar saluran, itu dilakukan bas bas, dan Kadis langsung memerintahkan untuk dihentikan dan itu ada berita acaranya, karena pengecoran itu adalah kesalahan kontraktor, maka PUPR tidak mau membayarnya.

Demikian pula dengan isue volume pekerjaan dan isue isue lainnya, termasuk isue paling berbahaya, semuanya dijawab oleh kadis. ” isue yang jumlahnya bagini itu sangat berbahaya lho,” kata Kadis sambil membuka jari jarinya.

Hanya saja pihak PUPR tak mau tambah tambah urusan mereka lebih memilih untuk fokus mengawasi pekerjaan Panjaitan sehinga cepat selesai yang rencananya Juli nanti sudah tuntas .

Kadis juga mengatakan proyek Panjitan dan Kawasan Perdagangan akan selesai tahun ini juga, ditanya apakah kontraktor Panjaitan Bonavide, Kadis mengatakan kalau pihak kontraktor sudah punya jaminan dana di bank. ” itulah sebabnya kami tidak kawatir,” katanya.

Menyinggung soal kunjungan komisi 1 Deprov ke Dekot pada hari Rabu nanti, Kadis mengatakan mereka akan hadir dan mereka akan memjawab semua tudingan.

Sebenarnya kata Kadis lagi, semua persoalan sudah mereka jelaskan ke Dekot dalam setiap rapat dengan Komisi C atau rapat gabubungan.

Sementara Adhan sendiri mengaku berani mengatakan itu karena dia punya bukti kuat soal itu.(RAGORO)

Bagikan berita

Tinggalkan Komentar

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

mUNGKIN ANDA LEWATKAN