oleh

Kak Roni: Pramuka Lunturkan Sekat Politik

Kak Roni Imran Ketua Kwarcab Pramuka Gorontalo Utara saat mendampingi Kak Idah Rusli Habibie Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Gorontalo pada Jambore Nasional X Cibubur.
Kak Roni Imran Ketua Kwarcab Pramuka Gorontalo Utara saat mendampingi Kak Idah Rusli Habibie Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Gorontalo pada Jambore Nasional X Cibubur.

RadarGorontalo.com – Nama Idah Syahidah kembali muncul di panggung politik. Sebenarnya ini bukan kabar anyar, karena 2013 silam, Istri Gubernur Gorontalo ini sudah diaspirasikan maju di Pilbup Gorut, hanya saja tak mendapat restu dari sang suami. Sekarang nama Idah kembali diaspirasikan oleh rakyat Gorut. Ibu dari . . . . dijodohkan dengan Roni Imran untuk berpasangan di Pilbup. Idah dianggap sangat pas berpasangan dengan Roni yang kini menjabat sebagai Wabup.

Dalam pelaksanaan Jambore Nasional X di Cibubur Jakarta, kedua tokoh ini hadir. Agenda ini juga penting bagi Kwarcab Gorontalo Utara yang turut mengutus 16 Pramuka Penggalang pilihan dari berbagai gugus depan. Ketua Kwarcab Gorontalo Utara, Kak Roni Imran pun tidak melewatkan pembukaan Jambore Nasional yang dibuka langsung Presiden RI, Joko Widodo.

Nampak Kak Roni duduk di deretan tamu VVIP lainnya diantaranya, Ketua Kwarda Pramuka Provinsi Gorontalo, Kak Idah Syahidah Rusli Habibie. “Kalau ini ajang politik, pasti banyak pendapat yang akan terbentuk dari moment kebersamaan saya dengan Kak Idah, namun ini organisasi kepanduan, sudah pasti melunturkan sekat-sekat politik.

Termasuk jika ada yang ingin mewacanakan paket Roni-Idah untuk Pilbup Gorontalo Utara 2018,” tutur Kak Roni dalam candaannya. Menurutnya, keikutsertaan Gorontalo Utara pada ajang di tingkat nasional tersebut bukan baru sekali ini sebab Kwarcab tersebut intens mengirimkan utusannya. “Ini adalah upaya membangun karakter bangsa berkualitas menuju generasi tangguh, cerdas, keren, bergembira dan asyik.

Maka seluruh kegiatan kepramukaan terus didorong untuk melahirkan andalan-andalan pramuka yang akan menjadi pilar pembangunan bangsa, khususnya Gorontalo Utara,” ujarnya. Itu tanggapan Kak Roni dalam sepak terjangnya memimpin membangun organisasi kepanduan tersebut agar semakin maju dan terus berkiprah di tingkat Provinsi Gorontalo maupun nasional.

Kembali lagi ke wacana politik, maklum Roni dan Idah pernah muncul di permukaan publik sebagai dua orang penting yang layak diperhitungkan memimpin Gorontalo Utara ke depan. “Tadi kan sekedar candaan kami, ingat ini bukan arena politik, jangan diarahkan kesitu dong,” ujar Roni pada Radar Gorontalo.

Sedikit ia menanggapi, jika Pilkada Gorut masih jauh meski konstalasi politik sudah naik turun akibat wacana Pilkada 2018, namun saya konsisten ingin menjalankan Pemerintahan Daerah agar berakhir khusnul khotimah hingga akhir kepemimpinan dengan Bupati Indra Yasin, ujarnya. “Soal Roni-Idah, nanti kita bahas. Yang pasti Kak Idah dan saya hadir disini dengan satu komitmen yaitu memajukan kegiatan Pramuka dalam rangka membentuk generasi kuat berkarakter khususnya di Gorontalo,” pungkas Roni. (rg-51)


Jangan Lewatkan

Komentar