oleh

Kapolres Gorut Monitoring Ketersediaan Minyak Goreng di Wilayah Kwandang

RGOL.ID, GORUT – Kepala Kepolisian Resor Gorontalo Utara (Kapolres Gorut), AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, S.I.K turun melakukan monitoring terhadap ketersediaan minyak goreng di wilayah Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorut, Gorontalo, Selasa (22/03/2022).

Kapolres turun didampingi Wakapolres Gorut, Kompol Nikson Yusuf, Kabag Ops Polres Gorut, Kompol Suharjo dan Kasat Intel Iptu Lukman A. Yunus serta jajaran anggota Sat Intel Polres Gorut.

Sedikitnya ada 5 titik yang menjadi lokasi monitoring, mulai dari minimarket atau toko swalayan hingga warung kelontong.

“Kita sudah melaksanakan pengecekan toko swalayan yang ada di seputaran Kwandang. Itu ketersediaan minyak goreng sampai sekarang masih mencukupi Insya Allah sampai bulan puasa,” ungkap Kapolres Gorut, AKBP Juprisan Pratama Ramadhan Nasution, S.I.K dihadapan awak media ketika diwawancarai.

Dari monitoring itu juga Kapolres mengaku, tidak terjadi panic buying (tindakan membeli barang dalam jumlah besar) terhadap minyak goreng.

“Karena memang ketersediaan minyak goreng masih terpantau normal sesuai dengan kebutuhannya,” ujarnya.

Ia berharap, masyarakat dapat mempertahankan kondisi tersebut.

Ia juga meminta masyarakat jangan panik karena ketersediaan minyak goreng masih dalam kondisi aman.

Selain mengecek ketersediaan, dalam monitoring itu, Kapolres mengecek harga penjualan dari minyak goreng tersebut.

“Alhamdulillah kita lihat sendiri kondisi penjualan masih standar dan relatif aman, tidak ada harga yang menonjol,” imbuhnya.

Yang pasti pria kelahiran Mandailing Natal itu mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi serta memberikan imbauan kepada pengecer dan distributor agar jangan sampai melakukan penjualan dengan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau ketentuan yang ada.

“Sehingga dengan begitu masyarakat tidak akan merasa resah dengan kondisi yang ada,” tukasnya.

Pihaknya pun memastikan akan memberikan sanksi terhadap oknum-oknum yang melakukan penimbunan dan menggali keuntungan dengan kondisi yang ada saat ini.

“Sanksinya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata AKBP Juprisan.

Di samping memonitoring ketersediaan dan harga minyak goreng, Pamen Polri dengan dua bunga melati emas dipundaknya itu mengaku, pihaknya juga akan mengawal penyaluran sebanyak 125.000 liter minyak goreng di wilayah Gorut.

“Kita tetap akan melaksanakan pemantauan distribusi minyak goreng bantuan dari provinsi. Dan itu secara khusus kita kawal melalui Polsek-Polsek yang ada di masing-masing wilayah,” pungkasnya. (ind-56)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar