oleh

Kartu Vaksinasi Jadi Syarat Keluar Masuk Gorontalo

-Gorontalo-98 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO – Dalam rangka mencegah penyebaran maupun lonjakan kasus Covid-19, maka Pemerintah Provinsi Gorontalo mulai memperketat kewajiban vaksinasi covid-19 bagi orang yang ingin keluar masuk Gorontalo.

Pengetatan itu dikhususkan untuk pelaku perjalanan melalui jalur udara dan laut. “beberapa poin pengetatan yakni mewajibkan kartu vaksinasi covid-19 tahap pertama bagi pelaku perjalanan udara dan laut, serta syarat negatif test RT-PCR 2×24 jam, maupun syarat lain yang diatur kota asal ataupun tujuan,” kata Gubernur Gorontalo Rusli Habibie usai memimpin Rapat Forkopimda diperluas, Senin (5/7).

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gorontalo Rusli Nusi menjelaskan, aturan tentang kewajiban untuk menunjukkan kartu vaksinasi tahap pertama juga berlaku bagi pelaku perjalan laut dan penyebrangan.

Perbedaannya, Hasil negatif test RT-PCR 2×24 bagi pelaku erjalanan laut boleh diganti dengan test antigen 1×24 jam sebelum keberangkatan.

“apabila hasil test RT-PCR/rapid test antigen pelaku perjalanan negatif namun menunjukan gejala yang dibuktikan dengan batuk, flu dan demam (suhu diatas 37 derajat celcius), maka pelaku perjalanan tidak boleh melanjutkan perjalanan dan diwajibkan untuk melakukan diagnotis rapid test antigen/RT-PCR dan isolasi mandiri selama waktu tunggu hasil pemeriksaan,” katanya.

Bukan itu saja, semua pelaku perjalanan yang tiba di Provinsi Gorontalo baik melalui udara dan laut yang menunjukan gejala yang dibuktikan dengan batuk, flu dan demam (suhu diatas 37 derajat celcius) wajib dilakukan Test Rapid Antigen saat kedatangan.

Untuk pelaku perjalanan yang positif antigen akan dilanjutkan ke test RT-PCR dan diwajibkan isolasi selama menunggu hasil. Pihaknya juga mengingatkan bahwa segala bentuk pemalsuan surat keterangan hasil test RT-PCR dan rapid test antigen yang digunakan sebagai persyaratan perjalanan orang, akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan. (awl)


Komentar