oleh

Kasus Dugaan Korupsi di DPRD Pohuwato, Kejati Limpahkan ke Kejari Pohuwato

-Hukum & Kriminal-419 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Kejaksaan Tinggi Gorontalo mengusut kasus dugaan korupsi anggaran makan minum dan SPPD fiktif tahun anggaran 2018-2019 di DPRD Pohuwato.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Gorontalo, Kasad, SH membenarkan adanya proses penyelidikan terhadap kasus tersebut. “benar ada aduan kasus tersebut oleh LSM Aliansi Indonesia bersama LSM fokus yang diketuai Yamin Akuba,” kata Kasad.

Namun sayang Kasad engan berkomentar banyak dalam kasus tersebut. “kasus masih dalam tahap penyelidikan belum bisa kita buka,” kata Kasad. Sementara ditempat terpisah Yamin Akuba saat dikonfirmasi membenarkan telah melaporkan adanya kerugian negara di DPRD Pohuwato dengan palatfon anggaran tahun 2018-2019.

“kita laporkan tanggal 29 Januari 2021 berdasarkan hasil audit BPK, dimana anggaran makan minum dan SPPD itu mencapai Rp1 miliar lebih,” pungkasnya. Kemarin, Yamin mempertanyakan progres perekembangan kasus ini di Kejati Gorontalo.

“Kami sudah mempertanyakan kasus ini kepada pihak Kejati melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Gorontalo, pak Kasad, dan beliau sampaikan untuk penanganan kasus ini sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pohuwato,” tutur Yamin, sembari menegaskan akan mengawal proses hukum kasus ini. (awal-46)


Komentar