oleh

Kata Troy, Golkar Bisa Koalisi PDIP

ilustrasi
ilustrasi

RadarGorontalo.com – Wacana yang berkembang selama ini dikalangan masyarakat adanya calon-calon yang diusung pada pilgub 2017 akan datang rekomendasinya merupakan domain DPP. Hal ini sebagaimana ditegaskan Troy Pomalingo yang juga akan bertarung pada pilgub 2017 akan datang.

Kata Troy kepada Wartawan RADAR kemarin mengatakan endingnya, bahwa calon-calon yang akan bertarung nanti kemungkinan akan menjadi bomerang ketika direkomendasi DPP adalah calon lain. “Saat ini kita melihat sudah ada beberapa calon berani memasang baliho dengan latar belakang partai sedangkan itu masih dalam proses menunggu keputusan DPP. Dan Pilgub kali ini pasti akan terjadi seperti pilkada kemarin yang terjadi pada salah satu pasangan calon Dani Pomanto yang tidak mendapat rekomendasi partai,” tegas Troy. Menurutnya bahwa ditingkat DPP sudah terjadi komunikasi untuk memasangkan calon yang akan bertarung dalam pilgub akan datang dan masih menunggu arahan partai.

Disinggung mengenai PDIP akan berkoalisi..? dengan santai Troy menguraikan bahwa itu bisa saja PDIP- Golkar- PKB- PPP yang akan menyatu. Dan mengenai calon yang akan diusung kita lihat saja nanti. “Nti kita tunggu kabar selanjutnya dari DPP karena DPP yang mempunyai penilaian strategi dan target untuk menang di pilkada dengan melihat evaluasi apa yang dilakukan DPD,” katanya. Lanjut Troy lagi bahwa PDIP dalam melihat status hukum RH yang selama ini berkembang dikalangan masyarakat Gorontalo, menurutnya kita harus baca aja dalam amar putusan kasasi. “Saya yakin pak Rusli Habibie bisa ikut bertarung di pilgub,” tegasnya.

Adapun terkait dengan terbentuknya Nyata Karya Rusli Idris (NKRI) Jilid II ? Menurut Troy yang jelas Rusli adalah calon yang direkomendasi DPP Golkar sebagai calon gubernur dan itu sangat strategis, karena Rusli mempunyai survey tertinggi. Sementara Idris Rahim dalam posisi dilematis karena partainya merekomendasi Zainudin Hasan sebagai calon gubernur. “Ini bisa menjadi entri poin bergabungnya PDIP-PPP dan PKB dengan tawaran tertentu demi strategi memenangkan pilkada nanti,” tegasnya. (RG-54)


Jangan Lewatkan

Komentar