oleh

Kaya Dari Mengemis

ilustrasi : Anwar/RG
ilustrasi : Anwar/RG

RadarGorontalo.com – Untuk menertibkan para gelandangan dan pengemis, tak cukup hanya melakukan razia. Karena yang membuat mereka tumbuh subur adalah, banyak orang yang suka memberi uang ke pengemis. Jadi, yang harus ditindak adalah pemberi duit ke pengemis. Di daerah lain, yang kedapatan beri duit ke pengemis, bisa didenda sampai jutaan rupiah.

Itu pun dimanfaatkan dengan baik oleh para pengemis. Dari razia yang dilakukan, Pemkot Gorontalo, Senin (13/6), ditemui ada pengemis yang dalam empat jam bisa meraup duit sampai 400 ribu rupiah, sejak masuk bulan Ramadhan. Bayangkan, kalau mereka beroperasi seharian penuh dari pagi sampai malam.

Seperti diakui Hadijah pengemis asal Desa Botubarani Kecamatan Kabila, ketika diwawancari Radar Gorontalo usai terjaring razia oleh Satgas Dinas Sosial Kota Gorontalo Senin (13/06), bersama ke empat pengemis lainnya. Ia ungkapkan, baru empat jam dari Pukul 09.00 WITA hingga siang Senin kemarin, ia sudah mendapat penghasilan sebesar Rp 250 ribu lebih. Bahkan ia akui, dalam sehari beraksi penghasilannya bisa mencapai sejuta lebih. “Baru empat jam mengemis di Toko yang ada di Kota Gorontalo, saya sudah mendapat pengahasilan Rp 250 ribu lebih, apalagi Puasa begini, penghasilan saya lebih banyak dalam sehari,”ungkap Hadija.

Kata Kadis Sosial Kota Gorontalo Ben Idrus, penghasilan yang diraih pengemis ini, bisa menjadi faktor utama bertambahnya pengemis yang masuk ke wilayah Kota Gorontalo. Karena menurutnya, penghasilan mereka dalam sehari bisa menggiurkan warga miskin lain, untuk mengikuti profesi pengemis ini. Ganjaran yang diberikan pihaknya saja, ia akui belum tentu bisa menekan atau membuat pengemis ini tidak laigi turun ke jalan. “Upaya yang kami lakukan, selain razia dan sweping, kami hanya memberikan pembinaan dan selanjutnya kami kembalikan mereka ke rumah merak. Dan salah satu solusinya, mempersiapkan tempat khusus untuk mereka, agara mereka tidak lagi beraksi dan meresahkan warga lain,”terang Ben Idrus, sembari mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu porogram rumah singgah dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Sementara itu, dari beberapa daerah yang menerapkan denda bagi pemberi uang ke pengemis, paling tinggi diterapkan oleh pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tidak tanggung-tanggung, dendanya mencapai Rp 1 juta atau kurungan badan 10 hari. Sedangkan gepengnya, bakal didenda 10 juta hingga 30 juta kalau gepengnya berkelompok. (rg-62)  


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar