oleh

Kemdikbud-BKN Sahkan ASN LLDIKTI XVI

-Gorontalo-592 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO – Tenaga penunjang untuk Operasionalisasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) XVI wilayah Gosuluteng di Gorontalo akhirnya terpenuhi. Ini setelah sekitar 20-an tenaga ASN yang berasal dari UNG, Pemprov Gorontalo dan Kota Gorontalo, secara resmi mengantongi SK penempatan di LLDIKTI XVI Gosuluteng. Penyerahan SK ASN kementerian pendidikan dan kebudayaan langsung dilakukan oleh kepala LLDIKTI XVI Gosuluteng Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruwadi, MP, belum lama ini.

Sebagai catatan, setelah dilantiknya Kepala LLDIKTI XVI Gosuluteng pada Oktober 2020 di Jakarta selanjutnya diikuti dengan rekrutmen ASN untuk melengkapi tenaga penunjang operasional lembaga. Rekrutmen ASN berasal dari intansi, seperti UNG, Pemprov Gorontalo dan Pemkot Gorontalo. Setelah melengkapi seluruh persyaratan, para ASN itu kemudian diajukan ke kementerian untuk di SK-kan dan dibuatkan surat tugas.

Namun proses kepegawaian yang begitu panjang dan hati-hati, menjadikan proses pengisian kepegawaian di LLDIKTI XVI Gosuluteng memakan waktu yang lama. Pengajuan kepindahan ASN yang dilakukan pada awal Desember 2020 itu, nanti resmi mendapatkan SK pada pertengahan April 2021.

Kepala LLDIKTI XVI Gosuluteng, Prof. Dr. Ir. Mahludin Baruwadi, MP, menjelaskan perubahan status ASN terutama dari struktural yaitu Pemprov dan Pemkot Gorontalo untuk menjadi ASN di kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ditempatkan di LLDIKTI XVI bukan proses yang mudah, banyak kendala yang dialami dan terjadi, mulai dari kendala teknis maupun kendala non teknis.

“kendala teknisnya adalah, untuk merubah status ASN struktural Pemda menjadi ASN di kementerian tidak mudah. Butuh proses. Butuh pertimbangan tekhnis oleh BKN. Ini butuh waktu yang lama,” kata Mahludin. Sedangkan kendala non teknis adalah beberapa kali urusan pengajuan SK terhambat oleh karena adanya pandemi Covid-19, yang sempat menjadikan kementerian beberapa kali mengalami penutupan, atau work from home.

Namun begitu kata Mahludin, keterlambatan keluarnya SK dan surat tugas penempatan dari Kemendikbud untuk menjadi tenaga ASN di LLDIKTI XVI, tidak mengurangi semangat pimpinan LLDIKTI maupun ASN yang telah direkomendasi oleh instansi masing-masing. Para ASN ‘pilihan’ itu tetap masuk kerja di LLDIKTI XVI meskipun tetap melakukan dan menunaikan tugas tugas mereka di instansi asal, sehingga iklim kerja dan komunikasi tidak terhambat.

“atas nama pimpinan LLDIKTI XVI Gosuluteng, saya harus menyampaikan apresiasi yang mendalam dan setinggi-tingginya kepada Gubernur Gorontalo, Walikota Gorontalo dan Rektor UNG, yang telah memberikan ASN terbaiknya dan memberi kebijakan agar ASN-nya total melaksanakan tugas di LLDIKTI dan tidak meninggalkan kerja mereka di instansi awal, kerjasama yang baik ini tetap penting ke depan,” tambahnya.

Kepada para ASN yang baru saja diberikan SK penempatan di LLDIKTI XVI, Mahludin, berharap agar dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Bekerja dengan sebaik-baiknya itu adalah dengan menyadari bahwa sebagai pegawai kementerian pasti berbeda dari sisi tanggungjawab.

“Bapak ibu, mohon dapat menjalankan tugas sebagai pelayan, baik kepada PTS dengan segala kebutuhan dan dinamikanya,” pintahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha LLDIKTI XVI Gosuluteng, Rivai Hamzah, S.Pd, M.Si, menambahkan keluarnya SK penempatan 19 orang ASN tersebut berarti lengkap sudah tenaga yang dibutuhkan oleh LLDIKTI XVI. Namun saat ini, masih ada beberapa pengajuan ASN lagi yang sedang berproses di kementerian dan BKN, dan juga ada yang sedang menunggu rekomenjadi dari Pemda.

“sambil menunggu pemberitahuan dari kementerian berapa jumlah ASN yang disyaratkan di LLDIKTI XVI, kita tetap memperoses permohonan yang masuk, tentunya setelah melalui kajian yang menyesuaikan dengan aturan yang ada dan kebutuhan,” tuturnya. (awal-46)


Komentar