oleh

Kemenkum HAM Bentuk Tim Khusus

GORONTALO (RadarGorontalo.com) – Pasca rusuh, Rabu (1/6), Kanwil Kemenkum HAM Gorontalo, langsung membentuk tim pencari fakta. Tak sekedar mengungkap fakta dibalik kerusuhan, tim ini dimaksudkan mencari akar persoalan yang menjadi pemicu kerusuhan dalam lapas.

“Tim khusus ini mencari fakta kejadian yang sering berulang, agar tidak lagi terjadi di kemudian hari,”ujar Kakanwil Agus Subandrio SH. MH. Diungkapnya juga, nanti dari fakta-fakta temuan tim khusus ini, akan menjadi acuan bagi pihaknya untuk mengambil langkah lanjutan, termasuk penindakan terhadap warga binaan dan petugas lapas. Dan diakui, Agus dirinya sudah menandatangani surat tugas atau keputusan tentang tugas tim khusus tersebut. “mereka nantinya akan membantu dan memberikan masukan pada kepala Lapas yang baru, terkait penanganan warga binaan dan petugas lapas. Sehingga kedepannya Lapas ini menjadi lebih baik dan nyaman bagi semuanya,”terangnya, sembari menambahkan, dalam proses pencarian fakta nanti, tim diwajibkan bertugas sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Terkait dengan kejadian yang berlangsung sejak Selasa dan Rabu kemarin itu, sesuai dengan informasi yang diperoleh Kemenkum dan HAM Gorontalo, ia katakan. Bahwa pelaku Edi merupakan tahanan yang agresif, dan tidak takut pada aparat Kepolisian. “Yang saya dengar, sebelum masuk ke Lapas, Edi ini pernah melakukan kasus penikaman terhadap seorang anggota Polisi. Bahkan setelah ditahan pihak Polres Gorontalo Kota, informai yang saya dapat, si Edi ini pernah juga memukul rekan sesamanya di dalam sel Mapolres. Nah, di kami pun dia melakukan hal yang sama,”terang Kakanwil. (rg-62)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar