RGOL.ID, GORONTALO – Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli dan Ketua DPRD Bone Bolango, Halid Tangahu berharap kerjasama antara Koperasi Pemasaran Tindaho dan PT Gorontalo Minerals memberi angin segar untuk daerah di tahun 2023.

Harapan ini disampaikan Merlan Uloli dan Halid Tangahu saat memimpin rapat Koordinasi dan Konsolidasi Penguatan Percepatan Kerjasama antara Koperasi Pemasaran Tindaho Bone Bolango dan PT Gorontalo Minerals di Ruang Rapat Bupati, Rabu (4/1/2023).

Menurut Merlan, dengan terbitnya Izin Usaha Jasa Pertambangan sudah keluar dari Kementerian ESDM, maka tentunya sekarang ini bagaimana kita terus mendorong Koperasi Tindaho dan PT Gorontalo Minerals bisa bekerjasama untuk melahirkan angin segar dan berpihak bagi masyarakat Bone Bolango, termasuk masyarakat penambang.

Merlan mengungkapkan berbagai usaha telah dilakukan Pemerintah Kabupaten dengan melakukan konsolidasi dan konsultasi bersama kedua belah pihak serta mengikuti dan memenuhi segala aturan yang berlaku agar semua permasalahan pertambangan dapat terselesaikan.

“koperasi Tindaho sekarang telah mengantongi izin dengan kegiatan usaha aktivitas penunjang pertambangan sehingga dapat dipertimbangkan untuk bekerja sama dengan PT. Gorontalo Minerals,” ungkap Merlan.

Dengan lahirnya izin tersebut Wabup Merlan berharap kerjasama koperasi Tindaho dengan PT. GM menjadi angin segar sehingga tujuan untuk mensejahterakan masyarakat bisa terpenuhi lewat penciptaan lapangan kerja, peningkatan PAD, dan terjaganya situasi daerah yang stabil.

“dengan kondisi minimnya dana transfer, maka kerjasama Koperasi Tindaho dan PT Gorontalo Minerals bisa memberikan harapan yang cerah bagi masyarakat Bone Bolango,”harap Merlan.

Sementara menurut Asisten II Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Sumber Daya Alam (SDA) Bone Bolango, Jusni Bolilio menyarankan jika ingin polemik pertambangan ini berakhir, maka solusinya dengan menandatangani kerjasama antara PT Gorontalo Mineral dan Koperasi Tindaho.

“Koperasi Tindaho sudah mengantongi IUJP sehingga kerjasama ini harus dilaksanakan secara transparan dan terbuka,” tutup Jusni Bolilio.

Sementara itu, Ketua DPRD Bone Bolango, Halid Tangahu menyampaikan sedikit kecewa pertemuan itu tidak dihadiri langsung pimpinan GM di Gorontalo, tetapi mengutus perwakilan.

Namun demikian, dari hasil pertemuan itu, akan ditindaklanjuti dengan pertemuan bersama manajemen pusat PT. Bumi Resource Mineral yang membawahi PT. Gorontalo Mineral.

“semangat saya sebagai Ketua DPRD, sebagai Pemerintah adalah memperjuangkan bagaimana material batu hitam yang keluar itu tidak lagi ilegal, tapi legal demi kepentingan masyarakat, khususnya kepentingan para penambang, dan juga kepentingan Kabupaten Bone Bolango untuk meningkatkan pendapatan daerah melalui penerimaan royalti dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), dan untuk mewujudkan itu, maka tentu solusi dan kuncinya ada pada Koperasi Tindaho yang punya ijin IUJP untuk bekerjasama dengan PT. GM,” tutur Halid. (LaAwal-46)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.