oleh

Kesehatan Hak Rakyat, 6 Tahun RS Ainun Surplus

-Gorontalo, Kesehatan-230 Pengunjung
La Ode Haimuddin

RGOL.com – Kesehatan adalah kebutuhan dasar dan hak rakyat, maka wajib dipenuhi oleh pemerintah. Rumah Sakit Ainun Habibie sudah tak ada masalah lagi, persetujuan Kemendagri sudah ada, tinggal menunggu telaah dari Kejaksaan, sementara dari BPK, BPKP dan KPK sudah.

Menurut Wakil Ketua Deprov, La Ode Haimudin, soal angka-angka mungkin ada yang akan dikurangi. Misalnya ada item pekerjaan yang bisa dihilangkan, seperti rumah singgah, sebab hasil studi banding ke beberapa rumah sakit, ternyata rumah singgah ini kurang efektif.

Jadi kata La Ode, untuk rumah singgah ini ditiadakan, nanti masyarakat disekitar rumah sakit bisa membuat usaha kos-kosan agar mereka bisa mendapatkan penghasilan. Selain itu, mungkin ada alat-alat kesehatan yang dirental saja.

Kalau bisa ditekan sampai Rp. 700 Miliar akan sangat bagus. Diakuinya Pemprov telah melakukan pengembangan dari aturan KPBDU, sehingga semuanya akan sangat aman. Pemprov memang sangat hati-hati dalam mengelola pembangunan Rumah Sakit Ainun Habibie.

La Ode juga mengatakan dari hitung-hitungan yang ada, dalam tempo 6 tahun sudah surplus, tetapi penghasilannya tidak masuk ke APBD, karena akan digunakan untuk membiayai kepentingan RS. Soal kemampuan Pemprov membayar cicilan Rp. 90 Miliar pertahun selama 20 tahun,.

Sekrtepari DPD PDIP Gorontalo meyakinkan bahwa tidak ada masalah soal itu. Anggaran untuk kesehatan adalah 10 persen dari APBD, maka jumlahnya RP. 200 Miliar, dari Rp. 200 Miliar ini, Rp. 60 Miliar digunakan membayar BPJS, dan untuk Dinas Kesehatan Rp. 50 Miliar, nah selebihnya yang Rp. 90 Miliar itu untuk membayar cicilan.

“klop kan,” katanya. Sementara itu, Ketua Deprov Paris Jusuf yang dihubungi usai pertemuan dengan Gubernur dan Kajati di ruang kerjanya mengatakan pada prinsipnya Kejaksaan sudah memberikan persetujuan, namun ada 10 poin yang akan diajukan oleh pihak Kejaksaan, nanti akan di godok lagi oleh Tim Simpul. “ini rapat yang kedua, dan besok (hari ini-red) akan ada rapat lanjutan,” katanya. (rg-46)


Komentar