oleh

Ketertinggalan Peran Perempuan Gorontalo

YOLAN POLONTALO
YOLAN POLONTALO

RadarGorontalo.com – Politisi perempuan dari partai PDI Perjuangan Yolan Polontalo, menilai peran wanita di Gorontalo masih tertinggal, khususnya di bidang pendidikan. “Banyak sekali peran wanita di Gorontalo yang masih tertinggal, bahkan paradigma yang terbangun di Gorontalo perempuan itu cukup diam dirumah dan mengurus anak dan suami. Padahal paradigma seperti itu yang harus dihilangkan, karena paradigma itu yang sudah terbangun sehingganya banyak perempuan kita yang memilih untuk tidak bersekolah” ketusnya. Srikandi andalas itu menjelaskan, ketertinggalan tersebut harus dikejar melalui pemerintah dalam hal pendidikan.

Oleh karena itu kata Yolan, ketertinggalan ini harus kita kejar, tentu dari pemerintah dalam hal pendidikan supaya pendidikan diberikan semua secara cuma-cuma. Lebih lanjut Yolan, menegaskan, wanita juga harus diberi kekhususan karena bagaimanapun kekhususan itu penting juga dalam Undang-Undang. “Dimana keadaan yang minoritas itu apakah kemelaratan atau bagi perempuan yg belum maju harus dibantu dan didorong agar seimbang dan dengan keseimbangan itu menjadi kekuatan bagi daerah kita,” ujarnya. “Sehingganya program pemerintah saat ini harus lebih banyak juga bersifat pemberdayaan perempuan, karena selama ini sebagaian orang menganggap perempuan tidak mampu bekerja untuk urusan keumatan. Padahal hal itu sangat salah, buktinya di DPRD Kota Gorontalo keterwakilan Perempuan cukup banyak, meskipun keterwakilan itu belum maksimal,” ketusnya.

Bagi politisi muda itu, meskipun wanita ketertinggalan jauh dalam hal pendidikan di masyarakat, namun dia bersyukur perempuan sudah banyak menduduki berbagai posisi strategis, dan kedepan keterlibatan perempuan harus lebih ditingkatkan lagi. “Saya sih berharap kedepan ini perempuan harus lebih diberikan ruang untuk menduduki jabatan strategis di pemerintahan. Bahkan jika sudah pada masa pencalonan Anaggota DPRD, saya pribadi sangat berharap agar masyarakat memilih caleg perempuan,” ujarnya sambil tersenyum. (rg-60)

Komentar