oleh

Kiapa Beking Kegiatan Musti di Luar Daerah?

-Assalamu RG-297 Pengunjung

KIAPA pemerintah selalu beking acara di luar daerah. Padahal kalau beking di Gorontalo, itu doi tetap berputar di hotel, rumah makan samua dapat tampias. “kita heran kiapa ngoni suka beking acara di luar daerah,” kata Tomas (Tokoh Masyarakat).

MENDENGAR KRITIKAN ITU, TOPO (TOKOH POLITIK) TERSENYUM. MENURUT DIA, ITU SALAH SATU CARA MENGHILANGKAN KEJENUHAN, STRES DAN TORANG PERLU SUASANA BARU SUPAYA BISA BERPIKIR JERNIH DAN CERDAS.

Tomas tertawa “cuma itu? tidak ada yang laeng-laeng,” tanya dia.

“ATURANNYA MEMANG BAGITU, KALAU BEKING DI LUAR DAERAH, DIA PE BIAYA PERJALAN, BISA TORANG MO HEMAT SADIKI, TAMBA-TAMBA BELANJA DI RUMAH,” KATA TOPO.

“kalau bagitu anggaran perjalanan kase sama, supaya kalau mau beking acara tidak perlu keluar daerah, orang Pohuwato bole beking di Kota, orang Kota bole beking di Boalemo, begitu sebaliknya orang Bonebol bisa beking di Kabgor atau Gorut, pokoknya ta putar-putar di situ, dan ini pasti bisa menghidupkan torang pe pariwisata,” katanya.

“MASALAHNYA HOTEL DAN GEDUNG PERTEMUAN KITA KAN TAK PUNYA FASILITAS ITU DI DAERAH-DAERAH,” KATA TOPO.

“itu bukan alasan bos, torang kan punya tempat tempat pariwisata yang bagus banyak vila-vila, kecuali yang plus-plus tidak ada he he he,” sindir Tomas.

“KALAU  YANG BA BAGITU SO LEWAT BOS, APALAGI UANG JALAN SO TIDAK BAKU TUTU DENG YANG BA BAGITU,” JAWAB TOPO.

“ngoni ini so sama deng pedagang salalu bilang rugi atau kembali pokok, padahal untung banya,” kata Tomas. (***)


Komentar