oleh

Kiapa Mo Tapili Lagi So

-Assalamu RG-454 Pengunjung

PARA pendatang baru cemas juga karena kalau Presiden 3 periode maka Kepala Daerah juga 3 periode. “ta sambung pooli torang pe hidop,” kata Topo (Tokoh Politik). MENDENGAR KELUHAN ITU, TOMAS (TOKOH MASYARAKAT) TERSRNYUM. “KIAPA, TAKO SO?” TANYA TOMAS.

“Sedang dua periode so susah mo lawan apalagi so tiga, ente tau to bagaimana mo lawan petahana, dorang pe doi so lebe goros,” katanya.

“BELUM TANTU BOS, UMUR PEMIMPIN ITU HANYA DUA PERIODE, SETELAH ITU RAKYAT PASTI BOSAN, APALAGI KALAU BIASA-BIASA SAJA DAN TIDAK LUAR BIASA, PASTI RAKYAT AKAN PILIH YANG BARU, LIHAT SAJA NANTI, TIDAK ADA PRESIDEN DAN KEPALA DAERAH YANG BISA 3 PERIODE, KECUALI YANG BENAR-BENAR LUAR BIASA,” KATA TOMAS.

Topo tersenyum tipis. Dia punya pendapat berbeda, bagi dia melawan petahana tetaplah berat. “kita heran apa yang ada pa dorang pe pikiran, tidak cukup 10 tahun jadi penguasa, masa jabatan ini harus bagi-bagi,” kata Topo.

“KALAU ENTE YANG SEDANG MENJABAT PASTI ENTE JUGA SETUJU, HANYA KARENA ENTE BELUM PERNAH MENJABAT MAKA ENTE PROTES, AMBIL SISI BAIKNYA, SIAPA TAU NANTI ENTE JADI KEPALA DAERAH KAN BISA 3 PERIODE,” KATA TOMAS.

“Tapi kan belum pasti 3 periode, jangan-jangan cuma Presiden,” kata Topo.

“KALAU PRESIDEN 3 PERIODE MAKA KEPALA DAERAH JUGA HARUS 3 PERIODE JANGAN TANGGUNG-TANGGUNG BIKIN UNDANG-UNDANG, KITA LIA ADA POSITIFNYA 3 PERIODE INI, KARENA PARA KEPALA DAERAH PUNYA KESEMPATAN BERPRESTASI DAN BERBUAT BAIK, SETIDAKNYA PERIODE PERTAMA DAN DIA PASTI AKAN BERBUAT YANG TERBAIK AGAR BISA KE PERIODE KETIGA,” KATA TOMAS. *


Komentar