oleh

KKP UG Perkenalkan Produk ‘Bonpay’

-Kampus, Pendidikan-210 Pengunjung

RGOL.ID, Gorontalo – Program kerja (Proker) mahasiswa Kuliah Kerja Pengabdian Universitas Gorontalo (KKP UG) Mohuyula, semakin mendapatkan respon positif dari pemerintah dan masyarakat di wilayah Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut).

Begitu banyak program kerja mahasiswa KKP UG yang di realisasikan dalam bentuk hasil karya olahan atau produk yang sangat membantu perekonomian masyarakat di wilayah Kabupaten Gorut sebagai lokasi penempatan mahasiswa KKP.

Dari sekian banyak produk olahan yang dihasilkan, dimana salah satunya adalah olahan Abon Popaya (Bonpay), yang dihasilkan mahasiswa KKP UG bersama masyarakat Desa Bintana Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorut, melalui kegiatan Demo Masak “Pembuatan Bonpay”.

Penanggung jawab kegiatan Mohamad Amon yang merupakan salah satu peserta KKP UG mengatakan, bahwa kegiatan KKP UG sangat direspon baik masyarakat dan pemerintah, khususnya di wilayah Kecamatan Atinggola Kabupaten Gorut.

“Alhamdulillah, sambutan masyarakat luar biasa, dan sangat antusias, begitupun dengan pemerintah setempat, dimana kegiatan tersebut ditanggapi serta direspon langsung oleh Kepala Desa Bintana Bapak Anton Puabengga dan masyarakatnya,” imbuh Amon.

Dikatakan Amon, rencananya hasil olahan ini akan dijadikan produk khas Kecamatan Atinggola, khususnya Desa Bintana, guna meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

“Jadi, hasil olahan atau Bonpay ini, rencananya akan dijadikan produk makanan atau oleh-oleh maupun sejenisnya, dimana poduk tersebut menjadi olahan khas masyarakat Desa Bintana Kecamatan Atinggola,” ujar Amon.

Dia pun berharap semoga produk olahan Bonpay ini terus dikembangkan dan dipasarkan oleh pemerintah dan masyarakat desa setempat secara luas.

“Tentunya, saya sangat berharap bahwa produk olahan ini terus dikembangkan dan dipasarkan secara luas oleh masyarakat desa setempat, tidak hanya di wilayah Kecamatan Atinggota saja, namun bisa menjangkau skala Gorontalo, agar bisa meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah tersebut,” harapnya. (RG-56)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.