Koalisi Golkar-Demokrat Berlanjut ?

Bincang ringan sambil makan malam antara Ketua Partai Demokrat Provinsi Gorontalo Gusnar Ismail dan Walikota Marten.

RadarGorontalo.com – Koalisi antara Demokrat dan Golkar pasca Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur Gorontalo, nampaknya akan berlanjut. Hal ini menyusul pertemuan antara Ketua DPD I Demokrat Gusnar Ismail, Ketua DPC Demokrat Erman Latjengke bersama Ketua DPD II Golkar Kota Gorontalo Marten Taha senin(17/04) malam. Pertemuan ini memberikan isarat jika kedua partai tersebut akan berkoalisi di pemilihan Walikota Gorontalo 2018.

Mantan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, menjelaskan pertemuan ini membicarakan persoalan menghadapi Pilwako nanti, termasuk proses penjaringan yang akan dilakukan sampai dengan tanggal 30 April mendatang. “Kami akan membuka ruang untuk semua orang, untuk maju melalui Demokrat baik itu dari internal Demokrat atau dari luar partai,” ujarnya.

Dijelaskannya, koalisi antara Golkar dan Demokrat bisa saja terjadi di Pilwako, namun semua ada mekanisme partai yang mengatur, dengan mempertimbangkan hasil survey. Jika dari hasil survey nanti, ada dari internal Demokarat ektabilitasnya cukup tinggi bisa dipastikan Golkar dan Demokrat akan berkoalisi. “Demokrat bisa jadi, untuk mengusung kader sendiri untuk berpasangan dengan Golkar dalam Pilwako nanti. Tapi semua itu tergantung hasil survey,” urainya.

Disamping itu juga anggota tim penjaringan bakal calon Walikota Samsul Bahri Daud, ikut menambahkan salah satu pembicaraan yang muncul yaitu Marten Taha akan disandingkan dengan Erman Latjengke, yang merupakan Ketua DPC Demokrat Kota Gorontalo. “Pembicaraan sudah mengarah kesana, namun tetap akan melalui mekanisme partai yang ada,” timpalnya.

Jika dalam koalisi antara Golkar dan Demokrat berlanjut, maka kedua partai itu sudah bisa mengusung pasangan calon. Karena melihat komposisi kursi yang ada di DPRD Kota Gorontalo, kedua partai tersebut memiliki 8 kursi, seperti Golkar 4 kursi dan Demokrat juga memiliki 4 kursi. Bahkan di Dekot Gorontalo, kedua partai itu memiliki posisi jabatan srategis sepertihalnya Ketua Dekot dijabat oleh kader Golkar, dan wakil Ketua Dekot dijabat oleh Erman Latjengke yang merupakan Ketua DPC Demokrat. (rg-60)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.