Kondisi dan Masa Depan Perumda Tirta Gerbang Emas

RGOL.ID, GORUT – Secara bertahap di tangan Manto Rahmola selaku direktur, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Gerbang Emas pengelolaannya dibenahi.

Sejak dilantik 15 Desember 2022, Manto sebagai Direktur Perumda Tirta Gerbang Emas periode 2022 – 2027 mulai melakukan upaya-upaya strategis.

Dari perspektif sumber daya manusia, Manto mengaku, rasio pegawai Perumda sangat baik. Karena secara kuantitas (jumlah) sangat cukup.

“Dan perlu kami tingkatkan adalah aspek kualitas SDM. Pengalaman sudah sangat luar biasa, namun yang masih perlu ditingkatkan melalui diklat – diklat yaitu, pengetahuan, mengasah skill dan attitude (sikap),” ungkap Manto.

Ia mengatakan, yang paling membanggakan pihaknya adalah pada saat pelantikan, Bupati Gorut, Thariq Modanggu telah menegaskan bahwa jangan dulu ada penambahan jumlah pegawai.

“Hal ini sangat penting, karena kalau berlebihan jumlah pegawai maka sulit bagi saya untuk membuat perusahaan menjadi baik,” terangnya.

Dan memang sesuai hasil evaluasi kinerja BPKP tahun 2021 terhadap jumlah pegawai Perumda Tirta Gerbang Emas dianggap cukup dan belum saatnya perusahaan menambah jumlah pegawai.

“Artinya, perbaiki dulu kualitas pelayanan, perlahan kepercayaan masyarakat meningkat, sehingga jumlah pelanggan bertambah, maka secara otomatis jumlah pegawai juga akan disesuaikan,” jelas Manto.

Dari perspektif pelayanan, mantan Kabag Hubungan Pelanggan PDAM Kabupaten Gorontalo itu mengaku, cakupan pelayanan saat ini masih rendah baru sekitar 21,27%.

“Insya Allah akan kami tingkatkan di tahun-tahun yang akan datang. Tetapi yang prioritas kami optimalkan adalah kualitas air, kuantitas dan kontinuitas air ke pelanggan,” imbuhnya.

“Sementara penyelesaian pengaduan alhamdulillah baik, respon kami terhadap pengaduan pelanggan menganut prinsip cepat, mudah dan tepat,” sambungnya.

Dari perspektif operasi, Ia mengaku tingkat kehilangan air masih tinggi.

“Olehnya tugas kami di tahun-tahun yang akan datang, bahwa tingkat kehilangan air harus turun dari presentase yang ada,” tukasnya.

Masih terkait dengan pelayanan, pihaknya kata Manto, akan melakukan penertiban sambungan rumah (sebagian belum terdaftar secara resmi) dan identifikasi meter pelanggan yang tidak berjalan normal untuk dilakukan penggantian meter.

“Dalam menjamin pelayanan agar maksimal ke pelanggan kami telah membentuk tim reaksi cepat dalam mengatasi setiap pengaduan pelanggan, mengatasi kebocoran, memastikan tekanan air ke pelanggan agar tetap normal, hal ini dilakukan setiap hari,” kata Manto.


Jangan Lewatkan

Komentar