oleh

KPU Kabgor Pastikan Pemungutan Suara Pilkada Sesuai Protkes

-KPU-55 Pengunjung

RGOL.ID, GORONTALO – Komisi Pemilihan Umum, Kabupaten Gorontalo memastikan Pilkada serentak 2020 menerapkan aturan protokol kesehatan covid-19.

“alhamdulillah APD penyelenggara semua sudah siap, mulai dari faceshield, masker, sarung tangan, baju hazmat 1 TPS 1 buah, dimana kami juga bekali dengan vitamin mulai dari PPK, PPS sampai dengan KPPS, termasuk disediakan tempat cuci tangan dan sabun,” jelas Ketua KPU Kabupaten Gorontalo, Rasid H. Sayiu usai menerima tim pemantau dari Provinsi Gorontalo, yang dipimpin langsung Wagub Idris Rahim, di kantor KPU Kabupaten Gorontalo, Selasa (8/12).

Rasid mengungkapkan semua logistik baik itu pemungutan, penghitungan maupun pencegahan penyebaran covid 19 untuk Kabupaten Gorontalo sudah lengkap semua. Seluruh petugas KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) yang berjumlah 5677 di Kabupaten Gorontalo juga telah selesai di rapid test.

“semuanya sudah di rapid, bahkan kemarin, hasilnya ada 139 yang dinyatakan reaktif, dan berdasarkan surat KPU 1160, kemarin kami bersama dengan petugas melakukan rapid ulang bagi yang dinyatakan reaktif, hari ini kami sedang menunggu hasil rapid dari petugas,” ungkap Rasid.

Menurut penjelasan Rasid, bagi petugas yang reaktif kembali maka petugas tersebut akan melakukan isolasi mandiri dan tidak diperkenankan untuk bertugas.

Penggantian petugas pun tidak diperkenankan sejak H -2. Sementara bagi pemilih yang suhu tubuhnya tinggi di atas 37,5 derajat celcius, maka akan disediakan bilik khusus untuk memilih.

“kita sediakan bilik khusus dan mereka tidak akan berbaur dengan pemilih yang ada di TPS,” tutup Rasid. Sementara itu, Wagub Idris dalam kunjungannya mengimbau pilkada ini bisa berlangsung aman dengan dukungan semua pihak.

“semuanya tentunya tidak hanya dilakukan KPU dan Bawaslu tapi juga semua stake holder pemerintah daerah bersama semua unsur TNI Polri, dan unsur dukcapil telah bekerja keras, mudah-mudahan Gorontalo bisa berlangsung dengan aman, dan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” harap Idris.

Sesuai informasi, jumlah DPT di Kabupaten Gorontalo sebanyak 283.848 jiwa, yang tersebar 811 TPS yang berada di 205 desa/kelurahan di 19 kecamatan. Sementara untuk KPPS sendiri berjumlah 5677 orang dan seluruhnya telah selesai di rapid test. Terdapat 124 orang tersisa yang masih belum melakukan perekaman KTP elektronik. (awl)


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.