oleh

KPU Segera Koordinasi Dengan Capil

ilustrasi-anwar
ilustrasi-anwar

e-KTP Syarat Untuk Bisa Memilih 

RadarGorontalo.com – Bagi masyarakat yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik, terancam tidak bisa ikut menggunakan hak pilih baik dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo dan Pemilihan Bupati Boalemo 2017 mendatang. Pasalnya sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 112 tahun 2013, khususnya dalam pasal 10 bahwa melarang bagi pengguna KTP manual untuk memilih, kecuali memiliki surat rekomendasi dari Dinas Catatan Sipil (Discapil). Hal itu dibenarkan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Sigit Pamungkas, saat diwawancarai awak koran ini tadi malam. Dijelaskan Sigit, syarat untuk bisa terdaftar sebagai pemilih yaitu harus memiliki KTP elektronik, dan jika belum memiliki E-ktp minimal memiliki surat rekomendasi dari Discapil, barulah bisa terdaftar sebagai pemilih.

Untuk tahap awal kata Sigit, KPU sudah melakukan pendataan secara keseluruhan, baik itu yang sudah memiliki e-KTP ataupun KTP manual. “Nantinya yang belum memiliki e-KTP ini akan dikoordinasikan dengan Discapil untuk diberikan rekomendasi atau surat keterangan agar orang tersebut tidak kehilangan hak pilihnya,” ujarnya sembari menambahkan tidak bisa dipungkiri masih banyak pemilih yang tidak memiliki e-KTP, sehingga KPU akan berkoordinasi dengan pemerintah, agar yang tidak memiliki e-KTP bisa diberikan surat keterangan ataupun rekoemndasi. Lebih lanjut Sigit, menuturkan nantinya pada saat hari H, bagi yang tidak terdaftar pemilih, bisa menggunakan hak pilihnya dengan membawa e-KTP, tanpa memiliki surat rekomendasi Discapil. Namun Bagi yang tidak memiliki e-KTP dan tidak terdaftar dalam pemilih sudah tentu tidak bisa ikut memilih dan itu sudah menjadi ketentuan yang ada.

Menariknya lagi di Provinsi Gorontalo, masih kisaran puluhan ribu jiwa yang belum memiliki e-KTP, sehingganya hal ini akan berpengaruh pada presentasi partisipasi pemilih. Komisioner KPU Provinsi Gorontalo Ahmad Abdulah, saat ditawawancarai mengatakan, saat ini KPU Kabupaten/ Kota masih melakukan pendataan dilapangan, sehingganya jumlah pemilih yang tidak memiliki e-KTP belum bisa diketahui. “Yang jelas masih kisaran diangka puluhan ribu yang tidak memiliki E-KTP di Gorontalo,” ujarnya sembari menambahkan, dengan adanya aturan ini tentunya KPU harus bekerja keras dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah terkait pemberian surat keterangan terhadap pemilih yang tidak memiliki e-KTP. (rg-60)


Jangan Lewatkan

Komentar