Kuliah Umum, Milenial Cerdas Sukses Berinvestasi Saham

KAMPUS (RG) – Fakultas Ekonomi (FEKON) Universitas Gorontalo (UG), Selasa kemarin (20/9) sukses melaksanakan kegiatan Kuliah Umum bagi mahasiswanya. Para mahasiswa yang sebagian besar merupakan mahasiswa baru (Maba), oleh Fakultas Ekonomi diajarkan tentang bagaimana milenial menjadi cerdas dan sukses berinvestasi saham.

Untuk menjadi cerdas dan sukses, Rektor UG, Dr. Sofyan Abdullah, SP., MP terlebih dahulu meminta para peserta untuk mengikuti kegiatan kuliah umum dengan baik. “Ikutilah kuliah umum ini dengan baik. Sebab ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan untuk memulai investasi di usia muda. Di usia ini, kalian masih memiliki banyak waktu untuk memulai investasi. Waktu menjadi salah satu kemenangan terbesar untuk kalian,” ungkap rektor.

Ditambah lagi, kata rektor, maraknya instrumen investasi saat ini yang terus menarik banyak peminat. Namun demikian, tren investasi khususnya di kalangan anak muda, harus diimbangi dengan wawasan atau pengetahuan untuk menghindari berbagai risiko yang mungkin timbul. “Salah satu cara, ya melalui kuliah pakar ini,” terang rektor.

Salah satu pemateri, Mario Laurens Iroth, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Utara (Sulut) di Kuliah Umum Fakultas Ekonomi Universitas Gorontalo (UG).

Sofyan kemudian membuka kegiatan ini secara resmi, didampingi Dekan FEKON, Dr. Moh. Affan Suyanto. Selanjutnya, Dekan Ekonomi, Moh. Affan menguraikan tentang cara untuk mendapatkan instrumen investasi yang aman. “Investor harus bersikap kritis dan selektif dalam memilih. Protokol keamanan menjadi prioritas utama untuk diperhatikan, dengan memeriksanya ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Langkah ini diperlukan karena banyaknya penawaran investasi yang bertebaran dengan lahirnya teknologi finansial,” ucapnya.

Affan menilai, saat ini banyak produk investasi baru yang menjanjikan untung tinggi, tetapi tidak memiliki protokol keamanan yang memadai. “Kita kan sudah biasa menjalankan protokol kesehatan. Dalam berinvestasi juga ada protokolnya, protokol keamanan,” terangnya.

Suasana kegiatan Kuliah Umum Universitas Gorontalo (UG).

Memilik perencanaan, lanjut Affan, juga penting dalam investasi. Investor dapat melakukannya dengan fokus kepada satu produk investasi, misalnya yang memberikan risiko tidak terlalu tinggi. Oleh sebab itu, diperlukan kombinasi proporsional yang disesuaikan dengan usia calon investor, sehingga dapat disesuaikan dengan tujuan keuangannya.

“Perencanaan investasi juga dapat membantu menentukan skala prioritas dalam keuangan. Misalnya milenial yang belum menikah dan memiliki calon, tentunya dapat mempersiapkan investasi untuk dana pernikahan, membeli rumah, kendaraan, dan kebutuhan lainnya. Sementara milenial yang sudah berkeluarga, perlu mempersiapkan investasi untuk tujuan dana pendidikan anak-anaknya kelak,” paparnya.

Jika memiliki tujuan investasi dan perencanaan yang jelas, kaum milenial tentunya akan lebih konsisten dalam berinvestasi. “Kunci sukses investasi itu bukan kecanggihan produknya, tapi yang pertama adalah komitmen dan konsistennya dulu, supaya uang tidak diambil untuk yang bukan tujuannya,” pungkasnya.

Sesuai pantauan awak media, dalam kuliah ini Fakultas Ekonomi turut menghadirkan dua (2) pemateri. Yakni Mario Laurens Iroth, Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Utara (Sulut) dan Andre Mahardika, Head of Equity PT. Phintraco Sekuritas. (rg-63)


Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Komentar