oleh

Kunjungan Kerja WANTIMPRES di BNNP Gorontalo

RGOL.ID – Gorontalo, Kunjungan Kerja Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (WANTIMPRES) RI di Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Gorontalo, dihari oleh Kepala BNNK/Kota se Provinsi Gorontalo dan pejabat BNNP serta Pejabat BNNK/Kota, berlangsung di Aula BNN Provinsi Gorontalo,Rabu (18/09).

BNN Provinsi Gorontalo bekerja sama terutama dilingkungan pendidikan,melalui Dinas Pendidikan ,Kementrian Agama dan Perguruan Tinggi yang ada di Gorontalo.

Kemudian bekerjasama juga dengan lembaga masyarakat, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dan Tim Penggerak PKK Provinsi Kabupaten, Tokoh-tokoh Agama serta KMPI.

Untuk dibidang kesehatan BNN telah bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan baik yang berada di Provinsi Kabupaten dan juga seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit yang berada di Provinsi Gorontalo.

Diantaranya jenis pekerja dari pengguna narkoba tahun 2015-2019 yakni pelajar, mahasiswa, swasta, ASN, TNI/Polri, Buruh, Petani,Ibu rumah tangga serta Pengangguran dengan jumlah total 1249 orang.

Pada tahun 2017 Narkoba yang masuk di wilayah Indonesia dalam setahun sekitar 250 ton. BNN, TNI/Polri dan bea cukai bisa menangkap atau mengunggkap sekitar 15 ton, jadi 235 ton sudah masuk ke wilayah Indonesia.

Hambatan BNN adalah SDM,sarana prasarana, anggaran minim, kesadaran Masyarakat, regulasi atau UU, UU 35 tahun 2009, turunnya bahkan tidak adanya ketahanan diri individu/Masyarakat.

Narkoba yang dulunya hanya di daerah perkotaan sekarang sudah masuk di daerah pedesaan, sehingga disarankan harus lebih di antisipasi. Sekarang ada 800 jenis narkotika baru. 71 diantaranya sudah masuk di Indonesia. (TR-10)

Komentar