oleh

Kunjungi Wisata Religi Gorontalo, Menparekraf Serahkan 250 Ribu Paket Antiseptik

RGO.ID, GORONTALO – Kunjungan Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno mendapat sambutan hangat dari masyarakat Provinsi Gorontalo.

Apalagi dalam kunjungan itu, Sandi turut serta mengunjungi salah satu obyek wisata religi di Provinsi Gorontalo, yakni Desa Wisata Religi Bubohu.

Sandi sendiri sangat mendukung bangkitnya pariwisata di Gorontalo. Sandi mengaku bersyukur melihat pariwisata Gorontalo kembali bangkit ditengah pandemi Covid-19.

Namun demikian, karena masih dalam masa pandemi Covid-19, maka Sandi berharap pengelolaan pariwisata di Provinsi Gorontalo benar-benar menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebagai wujud pencegahan penyebaran Covid-19.

Olehnya itu, salah satu kegiatan yang dilakukan Sandi adalah membagikan 250 ribu paket antiseptik untuk digunakan di obyek-obyek wisata di Gorontalo.

Selain itu, Sandi juga menyerahkan bantuan bagi masyarakat yang sudah mengikuti vaksinasi Covid-19.

Pada kesempatan itu pula, Menparekraf menyerahkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro, dan akses internet selama setahun untuk Desa Wisata Religi Bubohu.

“dari 50 desa wisata yang mengusung tema religi, Desa Wisata Religi Bubohu menjadi desa wisata religi terbaik di Indonesia,” kata Sandiaga Uno, di sela-sela berkunjung di Desa Wisata Religi Bubohu, Sabtu (6/11/2021).

Desa Wisata Religi Bubohu menunjukkan kebangkitan pariwisata berbasis masyarakat, komunitas, edukasi, dan religi. Sandiaga berharap potensi yang dimiliki Desa Wisata Religi Bubohu dapat terus dikembangkan.

“di wisata Bubohu ini, selain menikmati keindahan alam, kita juga bisa menikmat keindahan spritual,” ungkapnya.

Olehnya itu kata Sandi, Wisata Religi Bubohu ini akan terus dikembangkan untuk menggerakkan roda perekonomian dan membuka lapangan kerja.

“tapi satu hal yang wajib diperhatikan, yakni penerapan protokol kesehatan, agar wisatawan merasa aman dan nyaman berkunjung ke sini,” tuturnya. (awl)


Jangan Lewatkan

Komentar