RGOL.ID DEKOT – Hati Lenny Ontalu berdebar kencang, dirinya tak dapat menahan kegembiraan ketika menyaksikan momen langka proses pemasangan alat bantu pendengar untuk anak anak penyandang disabilitas khususnya tuna runggu yang ada di kota Gorontalo.

Sebagai seorang ibu mungkin hal yang lumrah ketika menyaksikan anak bahagia, namun berbeda ketika melihat anak anak dengan keterbatasan fisik yang sejak kecil sampai dewasa tidak pernah mendengar merdunya suara dunia.

Lenny Mengikuti Prodes Pemasangan Alat Pendengar

“Saya sangat gembira melihat keceriaan dan senyum alami yang diperlihatkan para anak anak tuna runggu ketika mereka dapat mendengar, dan ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya”, Ujarnya

Namun perasaan gembira tersebut berubah menjadi permintaan maaf yang sebesar-besarnya dari Wakil Ketua Komisi B Dekot itu, disebabkan saat ini Pemerintah Kota Gorontalo belum bisa melakukan lebih untuk memenuhi hak hak para penyandang disabilitas di kota Gorontalo, pasalnya keterbatasan tersebut dikarenakan oleh aturan yang melekat para pemangku kebijakan.

Para penerima alat bantu pendengaran

“Setiap kebijakan yang kami tuangkan semuanya diatur oleh UU, sampai saat ini kami belum bisa memenuhi kebutuhan hak dan kewajiban penyandang disabilitas disebabkan Pemkot Gorontalo belum mempunyai payung hukum untuk mengatur segala kebutuhan disabilitas di kota Gorontalo”,Jelas Lenny

Namun sebagai salah satu anggota Pansus l terkait Ranperda Disabilitas dan juga sebagai Wakil Rakyat pengalaman berharga tersebut membuat Politisi PPP ini semakin semangat untuk terus menggenjot percepatan Ranperda Disabilitas agar para Penyandang disabilitas dapat segera menerima hak hak mereka yang selama ini tertunda.

“Ketika kita mempunyai prodak hukum maka segala keperluan para Penyandang disabilitas baik ynag tuna runggu, tuna wicara dan keterbatasan fisik lain akan segera terpenuhi dan ini membuat saya tambah bersemangat untuk mempercepat serta memaksimalkan ranperda tersebut karena saya ingin melihat lagi keceriaan para anak anak penyandang disabilitas “, Pungkasnya

Perlu diketahui Sentra Tomou Tou Manado yang merupakan unit pelaksana teknis pusat lembaga Kementerian Sosial RI yang menaungi Provinsi Sulut dan Provinsi Gorontalo memberikan bantuan alat pendengar sebanyak 20 biji untuk 20 pelajar tuna runggu di Kota Gorontalo melalui yayasan Putra Mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.