oleh

Lindungi Perempuan dan Anak dari Rokok, Ayo, Kawal Perda KTR

RGOL.ID, Gorontalo – Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tidak hanya telah ada Peraturan Daerah-nya (Perda) di provinsi Gorontalo. Namun lebih dari itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) turut memberi support akan pemberlakuannya lebih dioptimalkan, dan digalakkan dalam melindungi kaum perempuan dan anak-anak. Karena, hal itu lebih mendulang banyak dampak negatifnya, terlebih pada gangguan kesehatan.

Tidak heran, Kementerian P3A turut memasukannya dalam salah satu kriteria pendukung program Ramah Anak di setiap Kabupaten/Kota. Seperti yang disebutkan oleh Menteri P3A sendiri, Yohana Yembise, dalam kunjungan kerjanya ke sejumlah kabupaten/kota di provinsi Gorontalo, beberapa waktu lalu.

“Bahwa, dalam mendukung program Ramah Anak di setiap daerah, perlu pula pemerintah untuk menggalakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di sejumlah tempat, seperti di sekolah, pertokoan, perkantoran pemerintahan, tempat-tempat umum, dan sebagainya.

Karena tidak hanya anak-anak, bahaya asap rokok juga, justru rentan mengganggu kesehatan mereka yang pasif akan rokok, seperti bagi kaum perempuan juga,” ungkap Yohana, dalam sambutannya, pada launching Kampung Layak Anak di kabupaten Boalemo, saat itu.

Di kalangan tokoh perempuan yang duduk di keanggotaan DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo sendiri, yang notabene instansi yang menerbitkan Perda KTR itu, sangat mendukung, penerapan akan Perda KTR ini, agar lebih dikawal dan digalakan di semua wilayah se provinsi Gorontalo. Tidak hanya di instansi perkantoran-perkantoran saja. Namun juga di tempat-tempat umum lainnya, yang kerap menjadi tempat berkumpulnya kaum perempuan dan anak-anak.

“Apalagi karena sudah ada Perda-nya dari provinsi Gorontalo. Olehnya, kami sangat mengharapkan penerapan Perda KTR ini, agar lebih digalakan. Karena, hal itu akan lebih melindungi kaum perempuan dan anak-anak, terhindar dari gangguan kesehatan, karena asap rokok,” ujar para srikandi dari lintas partai politik di Parlemen Puncak Botu tersebut. (ay1)

Komentar