oleh

Lulusan Administrasi Publik UMGO, Duduki Posisi Strategis di Pemda dan Wakil Rakyat

-Pendidikan-199 Pengunjung

KAMPUS (RGOL.ID) – Administrasi publik merupakan cabang ilmu yang cukup populer dan memiliki peminat yang cukup banyak, termasuk di Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO).

Dalam administrasi publik, mahasiswa akan menjawab semua permasalahan publik, mulai dari masalah ekonomi, sosial, politik, pembangunan, selama itu masuk dalam publik, maka semua itu adalah wilayah cakupan ilmu yang akan dibahas. Kurang keren apalagi ?

Di UMGO, program studi (Prodi) Administrasi Publik telah berdiri sejak 11 Juni tahun 2008 dengan nomor SK : 98/D/O/2008.

Pada tahun 2014, prodi ini telah terakreditasi dengan predikat B oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), hingga saat ini.

Visi prodi ini adalah unggul dalam bidang reformasi administrasi publik yang berbasis riset, mandiri dan berkarakter yang berlandaskan nilai-nilai Islami tahun 2025 di kawasan Asia Tenggara.

Adapun misinya, yakni menyelenggarakan pendidikan di bidang administrasi publik berbasis riset, mandiri dan berkarakter, memperkuat pengembangan hasil-hasil riset dalam bidang analisis kebijakan dan pelayanan publik

Mentransformasi keilmuan dalam bidang administrasi publik untuk pemberdayaan masyarakat, menjalin kerjasama kelembagaan yang saling menguntungkan dengan pemerintah, dunia kerja dan lembaga pendidikan lainnya.

Soal prospek lulusan, prodi ini memiliki jenjang karir yang luas, diantaranya menjadi pegawai negeri sipil (PNS), baik itu pegawai pemerintah daerah (Pemda), Dosen, Aparat TNI/Polri dan sebagainya.

Prospek swasta, menjadi karyawan/karyawati perusahaan, pebisnis, manajer perusahaan, ketua koperasi, ketua LPD, perbankan dan lain sebagainya. Prospek kegiatan politik, pendiri atau pengurus partai politik, anggota DPR atau DPRD, maupun kepala/wakil kepala daerah.

Tunggu apa lagi, ayo jadi bagian dari mahasiswa administrasi publik, mumpung pendaftarannya masih dibuka. Untuk
jalur pendaftaran, prodi administrasi publik membuka dua (2) jalur seleksi mahasiswa baru (Maba) untuk tahun akademik 2021-2022.

Yakni, seleksi penerimaan siswa berprestasi (SPSB) dan SMPB reguler. Jalur SPSB dibuka pada 20 Januari dan berakhir di 28 Februari kemarin.

Sementara jalur SMPB reguler, gelombang I dibuka pada 15 Februari-16 April, TPA/Psikotes pada 20 April. Gelombang II dibuka pada 19 April-18 Juni, TPA/Psikotes pada 22 Juni. Gelombang III dibuka pada 21 Juni-24 Agustus, TPA/Psikotes 26 Agustus.

Berkas pendaftaran, untuk SPSB pihak sekolah harus merekomendasikan maksimal 20 orang siswa berprestasi di bidang akademik dan non akademik (prestasi olahraga, seni dan budaya) untuk menjadi mahasiswa di prodi administrasi publik.

Setiap siswa yang masuk melalui jalur ini dibebaskan dari tes potensi akademik, biaya tes dan biaya pendaftaran. Sementara untuk SPMB reguler, diberi kesempatan kepada lulusan SMA/SMK/MA untuk menjadi mahasiswa UMGO melalui jalur tes lokal.

Adapun syarat pendaftaran, diantaranya formulir pendaftaran (diambil di kampus UMGO, foto copy ijazah/surat keterangan lulus yang dilegalisir, foto copy kartu pelajar (jika ada), foto copy Kartu Indonesia Pintar (KIP) jika memiliki dan membayar biaya tes potensi akademik sebesar Rp. 200.000.

Biaya kuliah sangat terjangkau, yakni SPP/Semester sebesar Rp. 1.500.000, P2KK atau Ospek sebesar Rp. 1.000.000, dan infaq pembangunan sebesar Rp. 3.000.000.

Selain terakreditasi B sejak tahun 2014, keunggulan dari prodi ini adalah lulusannya yang menduduki posisi strategis di pemerintahan daerah dan wakil rakyat, seperti anggota DPR/DPRD, camat, lurah/kepala desa, Ketua BPD, pegawai perbankan, pegawai PLN, pegawai PDAM.

Kemudian ada kelas penyusunan Policy Brief/Policy Paper, kolaborasi paper mahasiswa dan dosen di internasional, program benchmark ke DPR-RI mengikuti rapat kerja anggota parlemen (proses legislasi) dan kuliah sambil kerja. Iya, hampir 95 persen mahasiswa di prodi ini kuliah sambil bekerja, baik negeri maupun swasta. (rg-63)


Komentar