oleh

Mahasiswa KKN Tematik di Desa Leyao Menanam Bambu Untuk Melestarikan Budaya Gorontalo

RGOL.ID, GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) yang ada di Desa Leyao, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, berhasil melaksanakan salah satu program kegiatan, yakni membantu masyarakat melestarikan budaya Gorontalo dengan menanam bambu di tepian sungai Desa Leyao, Rabu, (10/11/2021).

“salah satu tujuan dari program menanam bambu di tepian sungai ini adalah untuk melestarikan budaya masyarakat Gorontalo,” ungkap Dosen Pembimbing KKN Tematik Desa Leyao, Dr. Alfi Sahri R. Baruadi.

Selain itu, Alfi mengatakan bahwa program penanaman bambu ini juga menjadi fokus mahasiswa KKN untuk mengedukasi masyarakat dalam melestarikan lingkungan.

Apalagi kata Alfi, bambu itu memiliki banyak manfaat, seperti menjaga keseimbangan alam. Bukan itu saja, di tengah pandemi Covid-19, bambu bisa diolah menjadi bahan kerajinan tangan masyarakat untuk kemudian di jual dan menghasilkan uang.

Beberapa hasil produksi dari olahan bambu, diantaranya kursi unik, keranjang, pagar, dan lainnya. Dr. Alfi menjelaskan bahwa penanaman bambu ini merupakan langkah yang tepat untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat bambu bagi kehidupan sehari-hari.

“sehingga itu, anak-anak KKN mengajak masyarakat untuk menanam bambu di bantaran sungai yang salah satu manfaatnya juga adalah mencegah terjadinya banjir,” ungkap Alfi.

Karena bambu yang di tanam ini nantinya akan mempertahankan bantaran sungai dari arus deras dengan memperkokoh bantaran sungai.

“saya berharap kedepannya bambu ini dapat di manfaatkan masyarakat setempat, baik dalam bentuk perabotan maupun untuk di jual untuk menghasilkan uang,” tutur Alfi. (awl)


Jangan Lewatkan

Komentar