oleh

Mampukah PPP, Nasdem, Gerindra, PDIP Geser Golkar?

-Politik-663 Pengunjung

GORONTALO (RGOL.ID) – Pada 2022 nanti, Golkar akan kehilangan Gubernur. Partai penguasa di Gorontalo ini tinggal memiliki satu Walikota dan Wakil Walikota, dua Wakil Bupati, satu di Kabgor, satu lagi di Pohuwato.

Mereka juga punya Ketua Deprov dan dua Ketua Dewan, satu di Kota, satu lagi di Pohuwato. Sedangkan di daerah lainnya hanya memiliki Wakil Ketua Dekab.

Sementara PPP punya dua Bupati, di Kabgor dan Gorut. Kalau nanti Thariq Modanggu bergabung dengan PPP, maka partai berlambang Kabah ini akan punya satu Wakil Bupati.

Mereka juga punya satu Ketua Dekab dan dua Wakil Ketua. Sementara itu Nasdem punya satu Bupati, satu Ketua Dekab dan satu Wakil Ketua Deprov.

PDIP sebenarnya punya satu Bupati, dua Ketua Dekab dan satu Wakil Ketua Deprov. Tetapi yang bupatinya terjungkal karena tersandung kasus penganiayaan.

Dan terakhir ada Gerindra dengan satu Bupati di Pohuwato. Pada 2024 nanti, Gerindra masih diunggulkan untuk mempertahankan kursi Bupati.

Lalu bagaimana dengan Golkar, apakah masih mampu mempertahankan kursi Ketua Dekab? Lalu apakah Gerindra juga akan merebut kursi Ketua Dekab?

Sama halnya dengan Kota Gorontalo, apakah Golkar mampu mempertahankan dominasinya selama ini, ataukah akan digeser oleh partai lain?

Ketua DPD I Partai Golkar dan Ketua DPD II Partai Golkar Kota harus berpikir keras soal ini. Sebenarnya Golkar masih sangat kuat untuk Kota Gorontalo, karena untuk Cawali, partai ini punya banyak kader yang hebat-hebat. Sedangkan untuk tingkat Provinsi, Golkar juga masih sangat kuat untuk Deprov.

Sementara untuk Pilgub, Golkar memang harus kerja berat. Sementara untuk PPP, masih tanda tanya besar, apakah masih bisa mempertahankan kursi Bupati, apakah itu di Kabgor maupun di Gorut?

Kalau Thariq dipercaya memimpin PPP di sana, maka peluangnya menjadi Bupati akan terbuka lebar. Bahkan PPP bisa bicara banyak pada Pileg nanti, karena di Gorut ada Indra sebagai Bupati dan Thariq sebagai Wabup.

Di Kabgor, PPP masih bisa mempertahankan kursi Ketua Dekab karena Nelson masih Bupati. Tetapi di Kota masih tanda tanya besar, sedangkan di Bonebol, PPP nampaknya sudah sangat mengakar, jadi masih bisa mempertahankan kursi Wakil Ketua.

Demikian juga dengan Deprov, PPP juga sudah sangat sulit digeser. Lalu Bagaimana untuk Nasdem? Kalau salah menempatkan Cabup, maka kursi Bupati bisa hilang, karena semua partai di Bonebol akan menurunkan kader-kader terbaiknya.

Mungkin Ketua Dewan masih bisa dipertahankan karena Bupatinya masih Hamim. Tetapi untuk Bupati masih tanda tanya besar. Nasdem memang punya peluang di Gorut dan Kota, tetapi Roni Imran dan Lola Junus punya pesaing yang sangat berat.(*)


Komentar