oleh

Mantan Bupati Boltim 2 Periode, Perkuat ‘Imun’. Jajaki Pilgub Gorontalo

-Headline, Politik-2.649 Pengunjung

GORONTALO (RGOL)—Sehan Landjar mantan bupati 2 Periode Bolaang Mongondow TImur (Boltim), Sulawesi Utara,mengakui kalau calon gubernur dan wakil gubernur di Provinsi Gorontalo segudang. Tapi apa bisa meniadi pemimpin, ini yang harus jadi pertanyaan besar.

Ini ditegasakan Sehan Landjar saat diwawancarai Harian Rakyat Gorontalo di pelataran masjid Baiturrahman Limboto beberapa hari lalu.

Karena baginya, pemilihan gubernur dan wakil gubernur tidak sekedar mencari seorang yang mengisi kursi kepala daerah di tingkat provinsi. Tapi seorang mampu menjalankan prinsip prinsip kepemimpinan, mengatur dan memutusan di level birokrasi dengan cepat, yang terkait dengan kebutuhan mendasar masyarakat.

Sebagai mantan kepala daerah dua periode. Ia mengakui semakin memahami, apa makna menjadi kepala daerah. Jika hanya mengejar menjadi kepala daerah, duduk diam dibelakang meja pemerintahan bisa berjalan. Karena tugas dan fungsi kepala daerah itu sudah diatur, baik bupati, walikota,gubernur dan struktur dibawahnya.

Yang sulit itu harus menjadi seorang pemimpin, bukan hanya menata birokrasi, tapi harus memahami apa keinginan, kebutuhan dan keinginan rakyat. Dan menurutnya, itu sangat tidak mudah. Karena dimasyarakat segudang keinginan dan persoalan yang harus diputuskan dan diselesaikan.

Sehingga itu ke depan, ia berharap masyarakat Gorontalo benar benar memilih seorang yang mampu memimpin. Gorontalo menjadi salah satu daerah dari 5 daerah miskin saja dirinya kaget. “ Kurang apa Gorontalo,’ tegasnya.


Komentar