Marten Bisa Jadi Gubernur Hebat

RGOL.ID, Gorontalo – Setelah mengamati kepemimpinan dan kesuksesan Marten memimpin Kota Gorontalo selama ini, Fadel berkeyakinan kalau mantan Ketua Deprov ini sangat tepat menjadi Gubernur Gorontalo.

Sejak dulu sekali, Marten selalu positif di mata mantan Gubernur Gorontalo. Sebenarnya sejak 2008, Fadel punya keinginan mendorong Marten ke Pilwako, dia tahu kalau Sekretarisnya di DPD 1 Partai Golkar ini memiliki kemampuan hebat, hanya saja seorang Fadel tak mau memaksakan kehendak.

Dan ketika 2013 Marten dijagokan Golkar di Pilwako, Fadel pun memberikan dukungannya. Dulu Marten dinggap sebagai anak emas dari Fadel Muhammad, itu benar karena semua tugas-tugas yang diberikan kepada Marten semua selesai dengan baik.

Kemarin Fadel menyatakan dukungannya terhadap Marten di Pilgub 2024. Di sela-sela acara doa syukuran yang di gelar di kediaman Fadel Muhammad, Jalan Taman Patra XI nomor 8 Jakarta Pusat, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini mendorong Marten maju di Pilgub.

Fadel mengatakan, doa syukuran ini hanya acara keluarga saja. “kami undang kerabat Gorontao yang ada di Jakarta, termasuk keluarga besar pak Rachmat Gobel dan pak Jimli Tahir, dan kebetulan pak Marten lagi sekolah di Jakarta, sekalian kami undang,” ungkapnya.

“kalau saya pak Marten ini bagus jadi Ketua DPD I Golkar Gorontalo, kemudian Calon Gubernur,” katanya. Selain bicara soal Marten, Fadel juga menyentil nama Nelson Pomalingo.

“pasangan yang paling cocok di Pilgub Gorontalo adalah Marten Taha dan Nelson Pomalingo. Kalau dua tokoh ini bersatu, luar biasa, pasti kuat,” ungkapnya. Sementara itu, Marten Taha menyambut baik sekaligus menyampaikan terima kasih atas dukungan mantan Gubernur Gorontalo Fadel Muhammad.

Namun demikian kata Marten, sebagai orang partai, dirinya siap mengikuti mekanisme yang ada di internal partai. Demikian pula soal Pilgub, ada mekanismenya. Apalagi untuk bisa menjadi calon, harus mendapatkan dukungan partai.

“kalaupun partai mendukung, maka patut disyukuri,” ungkapnya. Tetapi kata Marten, tahapan Pilgub ini masih lama, sehingga itu, Walikota dua periode ini memilih sikap wait and see. “biarkan saja dulu bergulir, kita tunggu saja waktunya,” tutur Marten. (yod-54)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.