Menebak Hoki Nomor Urut Parpol 2019, Dari Istilah Kaki Meja, Lusinan, hingga Sejarah Islam

Nomor urut partai politik yang akan berlaga di Pemilu 2019.

RadarGorontalo.com – NOMOR urut ke empat belas parpol peserta Pemilu 2019, telah resmi diumumkan KPU Pusat. Ragam politisi di DPRD Provinsi Gorontalo pun, mulai menebak hoki peruntungan parpol mereka, di tahun Babi Bumi mendatang.

Abd Wahid Ilham, Gorontalo

PERKEMBANGAN dunia yang semakin modern, dengan dilengkapi aneka kecanggihan teknologi disana-sini, tidak bisa menghindarkan sebagian masyarakat, akan namanya hoki atau peruntungan dari sebuah nomor atau angka yang didapatkannya, baik secara individu maupun organisasi. Tidak terkecuali di belantara politik, menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang. Dimana, kumpulan para politisi, seperti di DPRD Provinsi (Deprov) Gorontalo, menyikapi beragam, nomor urut yang didapati partai politik (parpol), dengan hoki-nya masing-masing.

Dimulai dari parpol yang mengakomodir nomor urut paling awal, seperti dari Partai Golkar dengan nomor urut 4 (empat). Anggota Fraksi Partai Golkar (F-PG) di Deprov, Yeyen Saptiani Sidiki, menyebutnya, angka 4 di sebagian suku di Indonesia, seperti di tanah Jawa, sangat dipercayai adalah sebagai angka keberuntungan. “Namun menurut saya, secara umum, keberuntungan angka 4 adalah ibarat kaki meja. Jika meja, hanya dibuatkan 3 kaki, tidak akan berdiri sempurna. Sebaliknya, jika kelebihan 5 atau 6 kaki, akan sangat menyolok, kebanyakan. Nah, itulah kelak kesempurnaan partai Golkar untuk memenangkan Pemilu di 2019. Dengan angka 4, akan bisa lebih mengayomi seluruh masyarakat, dalam sebuah ‘meja’ (pembangunan) di Indonesia, lebih khususnya di provinsi Gorontalo,” ujar anggota Komisi IV Deprov Gorontalo ini, optimis.

Ditempat terpisah, Awaludin Pauweni dari Fraksi PPP, yang parpolnya mengakomodir nomor urut 10, mengaku, baginya, tidak masalah nomor berapa pun yang disematkan. “Buktinya, di sejumlah hajatan Pemilu, PPP seringkali berganti nomor urut, toh kami tetap satu, kompak, dan membekali kader, masyarakat dan simpatisan PPP yang sudah teruji kesetiaan mereka. Karena, siapa pun yang namanya kader, pasti ingin membesarkan parpolnya, dan berjuang sebesar-besarnya untuk kemaslahatan masyarakat yang diwakilinya. Iya kan?” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo 3 periode ini.

Hal menarik disampaikan Ketua Fraksi PAN di Deprov, Ismail Alulu, terkait hoki atau keberuntungan nomor urut 12 yang akan digunakan PAN di Pemilu 2019 nanti. Dimana, menurutnya, nomor 12 ibaratnya angka lusinan dalam dunia ekonomi, yang sudah banyak dikenal masyarakat. “Lusinan disini, dalam artian, begitu banyak masyarakat, dapat direkatkan dalam satu kesatuan, menjadi masyarakat yang tangguh. Untuk bersama-sama PAN membangun bangsa dan daerah yang lebih maju, di 2019 mendatang,” kata Alulu.

Selanjutnya, dari Partai Hanura dengan nomor urut 13. Menurut kadernya di Deprov, Kaspian Kadir, belum banyak yang mengetahui, jika ternyata angka 13 adalah nomor yang erat kaitannya dengan sejarah umat Islam di dunia. “Angka 13 adalah rangkuman dari semua pedoman hidup umat Islam. Mulai dari 6 Rukun Iman, 5 Rukun Islam dan 2 Rukun Iksan. Sehingga, jika digabungkan keseluruhannya, berjumlah 13,” ungkap dia. “Tidak hanya itu. Angka 13 juga, lekat dengan kehidupan Sayidina Ali bin Abi Talib, sebagai salah satu sahabat Rasulullah SAW, yang terkenal sebagai pemimpin terbaik di masa-nya. Beliau dilahirkan pada tanggal 13,” jelas Kaspian.

Analisis hoki dan keberuntungan nomor urut yang tak kalah menarik, datang dari Partai Demokrat (PD). Dimana, menurut Ketua Fraksi PD di Deprov, Arifin Djakani, pihaknya sangat beruntung, PD mengakomodir nomor urut 14. “Mengapa? Karena akan sangat mudah mensosialisasikan dan mengkampayekan-nya. Contoh, bapak-bapak/ibu-ibu, ada 14 parpol yang telah disahkan oleh KPU. Barang siapa yang memilih parpol diluar dari 14 parpol ini, tidak sah. sederhana kan?” terang Arifin. “Disisi lain juga, nomor 14 adalah hoki tersendiri, bagi calon presiden dari PD, yakni Agus Harimukti Yudhoyono (AHY). Karena, jika dipilah singkatan dari AHY tersebut, akan didapatkan jumlah 14.” pungkasnya. (*/rg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.