Menjelang Penentuan 1 Ramadan 1445 H, Pemkot Gelar Motenggeyamo

RGOL.ID, GORONTALO – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1445 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, menggelar tradisi Motenggeyamo.

Acara Motenggeyamo digelar di rumah Dinas Walikota yang dipimpin langsung para pemangku adat.

Hadir pada kegiatan itu, Walikota Gorontalo Wakil Walikota, Kepala Kemenag, Ketua Lembaga Adat, Sekda, pimpinan OPD, para camat dan beberapa instansi lainnya.

Kepala Kemenag Gorontalo, Dr. Misnawati S. Nuna, mengatakan, hasil sidang isbat bahwa 1 Ramadan jatuh pada hari Selasa 12 Maret 2024.

Keputusan Kementerian Agama terkait isbat atau penentuan hilal menyebutkan bahwa posisi hilal harus berada pada 3° dan sudut elevasi 6,4°.

Mengapa harus 3 derajat? Dikarenakan ketinggian hilal yang berada dibawah 3° masih kalah dengan cahaya atau tanda pergantian waktu.

Pelaksanaan Rukyatul Hilal di Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan oleh Kanwil Provinsi Gorontalo, dipusatkan di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Gorontalo, Drs. Hi Abdullah Paneo menyampaikan, bahwa adat motenggeyamo ini adalah menunggu penetapan pemerintah.

Adat ini sudah sangat lazim dari dulu sehingga terus dilestarikan hingga menjelang 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, Walikota Gorontalo, Marten Taha, mengatakan, setiap bulan ramadhan, kegiatan-kegiatan yang mengganggu pelaksanaan ibadah ramadhan, akan dihentikan, terlebih tempat hiburan malam.

Namun demikian kata Marten, untuk warkop dan rumah makan diperbolehkan melayani masyarakat dari pukul 15.00 sore hingga 04:00 pagi.

Walikota menyampaikan, adat motenggeyamo sangat penting untuk terus dijalankan menjelang bulan ramadhan, sebagai penguatan terhadap informasi masuknya bulan ramadhan. (awl/fadhila)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.