RGOL.ID GORONTALO – Merlan Uloly bertekad membalik sejarah,dia harus menjadi perempuan pertama yang menjadi Kepala Daerah.

Tidak sampai disitu Merlan juga harus bisa membuktikan kalau wanita mampu berbuat yang terbaik untuk Bonbol.

Merlan merasa harus mampu menimbulkan kepercayaan rakyat terhadap perempuan, dia juga harus bisa membangkitkan rasa percaya diri kaum perempuan untuk bertarung di Pilkada sebagai kepala daerah.

Ini penting agar anak anak perempuan Gorontalo akan banyak yang menjadi kepala daerah.

Bayangkan kata dia lagi, di DPRD Bonbol hanya ada satu peremuan yang jadi Aleg, parahnya lagi tak pernah ada yang dua priode. Sementara di daerah lain ada yang jadi Ketua Dewan.

Tantangan yang dihadapi Merlan memang tidak mudah, karena selama ini belum ada wanita yang bisa jadi kepala daerah, karena terhalang dengan hal yang ditabukan oleh adat,meskipun hal itu masih jadi perdebatan di kalangan rakyat Gorontalo.

Memang larangan bagi kaum wanita menjadi kepala daerah hanya digunakan kelompok kelompok tertentu untuk menjegal langkah kaum menuju kursi Kepala Daerah.

Merlan tidak perduli langkah telah dia ayunkan dan tak ada kata mundur,Bonbol harus berkembang pesat dan itu komitmen seorang Merlan.

Wanita yang satu ini punya banyak pengalaman di birokrat di 3 Walikota yang ada di Kota Papua.

Lebih dari itu dia juga punya pengalaman sebagi Wakil Bupati dan dari pengalaman sebagai Bupati selama 4 tahun ini Merlan sudah tahu apa yang harus dia lakukan jika nanti memimpin Bonbol.

Dia sudah memiliki konsep dan program membawa Bonbol lebih maju. Sebagai seorang wakil ya tetap wakil dan itu sudah diajarkan di lingkungan birokrat, makanya selama ini dia benar benar mengambil posisi itu.

” jadi kalau ada yang bilang saya ini dibikin suka suka, itu tak benar, saya tidak mau dibikin suka suka, tetapi saya harus tau diri, seorang wakil punya keterbatasan kewenangan dan itu kadang tak dipahami orang orang,” ungkapnya.

Jadi kata dia bedakan perempuan dengan seorang Wakil Bupati. Seorang Wakil Kepala Daerah, apakah itu laki laki atau perempuan sama saja, kabatan wakil itu ada keterbatasan kewenangan.

Memang tantangan seorang perempuan sangat diragukan kemampuannya untuk menjadi seorang pemimpin yang kuat.

“Makanya akan saya buktikan bahwa perempuan bisa tampil luar biasa,” katanya.

Sesungguhnya Gorontalo punya banyak perempuan hebat, hanya saja mereka masih takut tampil,karena itu Merlan ingin menjadi pendobrak tembok yang membatasi ruang gerak perempuan dalam dunia politik Gorontalo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.