oleh

Nama Sekwan Kabgor Dicatut

ilustrasi
ilustrasi

RadarGorontalo.com – Ditengah penolakan sejumlah aleg terkait mekanisme pengangkatan Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) di DPRD Kabupaten Gorontalo, muncul kejadian yang tak diduga sebelumnya di sekretariat dewan. Ini dengan adanya telepon misterius mengatasnamakan Sekwan, baru-baru ini.

Kasubag Humas Roberto Bobihoe mengatakan penelpon misterius tersebut pertama kalinya menelpon bagian keuangan mengaku sebagai Plt Sekretaris Dewan (Sekwan) Selmin Papeo dan menanyakan jumlah anggaran kas dan meminta untuk mentransfer ke nomor rekeningnya. “Pria itu menggunakan nomor telpon 085340111328, namun tak diindahkan oleh bagian keuangan,” ungkap Berto biasa ia disapa.

Tak berhasil mendapatkan transfer dari bagan keuangan, penelpon misterius tersebut mencoba menelpon ajudan Ketua DPRD dengan nomor handphone yang berbeda yakni 081245902567 dan meminta bantuan untuk mengirimkan dana sebesar Rp 2 juta rupiah. “Tetapi ketka dilacak telpon seluler sudah tak aktif dan setelah kita konfirmasi ke Plt Sekwan pun ternyata kedua nomor tersebut bukan nomor beliau, hampir saja kas bobol oleh oknum tak bertanggungjawab,” jelas Berto.

Terpisah Ketua DPRD Sahmid Hemu mengatakan, kejadian ini memang baru pertama kali terjadi di lingkungan sekretariat DPRD Kabupaten Gorontalo. “Karena selama masuk dua periode saya disini belum ada kejadian seperti ini,” ungkap Sahmid. Ditanya apakah ini ada kaitannya dengan kekosongan Plt Sekwan yang saat ini belum terterima di lingkungan DPRD Kabupaten Gorontalo, Sahmid mengaku ada kemungkinan sepert itu. “Bisa jadi kondisi kekosongan ini digunakan oleh orang-orang tak bertanggungjawab untuk mencari keuntungan dari kondisi saat ini,” jelas Sahmid.

Sahmid juga sudah mengingatkan pada pihak sekretariat untuk tetap waspada dan menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran. Memang dua hari pasca ditolaknya Plt nya Sekwan cukup berimbas pada aktivitas DPRD, baik administrasi dilingkungan sekretariat dan juga bagi anggota legislative itu sendiri. “Saya secara pribadi dan juga atas nama lembaga berharap, masalah ini segera terselesaikan dengan mendudukan permasalah ini pada mekanisme yang ada sesua prosedur perundangan-undangan yang berlaku,” pungkas Incumbent PDIP ini. (RG-56)


Jangan Lewatkan

Komentar