oleh

NDH Tak Retak !, Nasir: Awas, Jangan Sampai Ini Ditunggangi

RGOL.ID. GORONTALO – Juru bicara pemerintah Nasir Tongkodu secara tegas mengatakan pemerintah Nelson – Hendra sampai saat ini harmonis dan baik baik saja.

Kata Nasir, Harmonisasi itu tergambar dari akrabnya kedua pemimpin rakyat Kabupaten Gorontalo itu dimalam resepsi kedaerahan FTKL ke 4 digedung Kasmat baru baru ini.

” Bisa dilihat, mereka berdua baik baik saja. Saling tukar pikiran dan informasi. Jadi itu tidak benar jika diasumsikan mulai retak.” Ujarnya memastikan.

Kepastian itu pula tampak dari dibaginya tugas pemerintahan kepada Wabup Hendra dalam melakoni sejumlah kegiatan di FTKL kali ini.

” Lihat saja, ketika pak Bupati hadir menerima penghargaan PGRi. Pak Wabup yang handle semua kegiatan pemerintahan. Jalan santai hingga penutupan pameran bunga. Itu pertanda semua saling berbagi tugas,” terang Nasir.

Intinya adalah keduanya memiliki tupoksi dan tanggung jawab masing-masing, sesuai aturan perundang-undangan.

Jika saja ada yang beranggapan lain. Misalnya ada stetmen Anggota DPRD yang tak lain fraksi Golkar, itu adalah hak konstitusional DPRD dalam mengeluarkan pendapatnya, hingga mengawasi jalannya pemerintahan.

Dan jika itu kritikan membangun, maka pemerintah terbuka untuk itu sebagai bentuk mitra kerja dalam Trias politika, eksekutif, legislatif dan yudikatif.” Itu biasa. Dan itu hak DPRD. Pemda terbuka,” ujarnya.
Yang ditakutkan adalah, jangan sampai ini akan ditunggangi.

Sehingga ini yang harus diwaspadai, akan diboncengi atau dimanfaatkan. ” Lihat saja, sebarang lomba lukis saja mulai ada yang menungganginya, memanas-manasi. Ini yang harus diwaspadai. Ketika kritik DPR yang biasa merupakan hak, malah ditunggangi oleh oknum-oknum yang ingin memanfaatkan itu. Padahal keduanya baik-baik saja. Kami paham soal ini,” ujar Nasir.

Sekali lagi Nasir mengatakan bahwa NDH memasuki hampir ada setahun pemerintahan ini dari Februari hingga November keduanya akur, tetap harmonis.

Jika ada yang tidak substansial lewat kritikan itu biasa. Karena keduanya tahu dimana kerja mereka, tupoksi mereka dan tanggungjawab masing masing. ” Pak Bupati selalu memberikan porsi besar kepada Wabup dalam hal pembagian tugas yang diatur oleh UU. Jika ada yang memperkeruh, maka ini yang harus diwaspadai. Penumpang gelap,” tutup Nasir. (Qn)


Jangan Lewatkan

Komentar